Selain itu, bantuan pertanian berupa benih padi telah disalurkan kepada 52 penerima, dan 179 penerima beasiswa dari Baznas juga diambil dari data P3KE.
Sebagai bagian dari upaya untuk mengatasi kemiskinan dan stunting, Pemkab Pasaman Barat juga menggandeng perusahaan lokal melalui inovasi berkolaborasi untuk pengentasan stunting.
Pada tahun 2023, dana sebesar Rp101 juta telah disalurkan untuk empat penerima manfaat melalui program renovasi rumah, bantuan jamban, sambungan air minum, listrik, serta kompor gas.
Pemkab Pasaman Barat menargetkan penurunan angka kemiskinan sebesar 0,08 persen pada tahun 2024, dari 6,92 persen menjadi 6,84 persen atau sekitar 26.816 jiwa.
Baca Juga:Debat Pilkada Pasaman Barat Digelar 2 Kali, Ini Penjelasan KPU
Upaya ini juga didukung dengan berbagai informasi dan praktik terbaik yang dibagikan oleh Pemkab Tangerang dalam kunjungan pada Kamis (10/10/2024), guna memperkuat langkah penghapusan kemiskinan ekstrem di Pasaman Barat.
Kontributor : Rizky Islam