Ribuan Warga Agam Masih Mengungsi, Dampak Banjir Bandang dan Longsor Belum Tuntas!

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Agam, Sumatera Barat (Sumbar), mencatat sebanyak 3.221 warga Agam masih tinggal di pegungsian.

Riki Chandra
Jum'at, 09 Januari 2026 | 20:16 WIB
Ribuan Warga Agam Masih Mengungsi, Dampak Banjir Bandang dan Longsor Belum Tuntas!
Pencarian korban hilang diterjang banjir bandang di Salareh Aia, Kecamatan Palembayan, Kabupaten Agam, menggunakan alat berat. [Dok. Antara]
Baca 10 detik
  • Ribuan warga Agam masih mengungsi akibat banjir bandang dan longsor.
  • Korban jiwa bencana Agam mencapai ratusan, puluhan belum ditemukan.
  • Kerugian bencana Agam ditaksir triliunan rupiah akibat kerusakan luas.

SuaraSumbar.id - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Agam, Sumatera Barat (Sumbar), mencatat sebanyak 3.221 warga Agam masih tinggal di pegungsian. Mereka merupakan korban bencana hidrometeorologi sejak akhir November 2025.

Ribuan warga tersebut belum dapat kembali ke rumah karena hunian mereka rusak parah dan berada di zona merah rawan bencana.

Kepala Pelaksana BPBD Agam Rahmat Lasmono mengatakan, ribuan pengungsi tersebut merupakan warga yang terdampak langsung oleh bencana banjir bandang dan tanah longsor.

"Ke 3.221 orang ini mengungsi akibat rumah rusak dan berada di zona merah dampak banjir bandang dan tanah longsor melanda daerah itu," kata Rahmat Lasmono, Jumat (9/1/2026).

Menurut data BPBD Agam, sebaran warga yang masih mengungsi tersebar di enam kecamatan. Kecamatan Palembayan tercatat sebanyak 737 orang, Palupuh 138 orang, dan Matur 192 orang.

Selain itu, Kecamatan Tanjung Raya menjadi wilayah dengan jumlah pengungsi terbanyak, yakni 1.802 orang, disusul Kecamatan Malalak sebanyak 280 orang dan Ampek Koto sebanyak 12 orang.

Lebih lanjut, Rahmat menjelaskan bahwa para pengungsi menempati berbagai lokasi sementara.

"Mereka mengungsi di tempat ibadah, fasilitas pemerintah, fasilitas pendidikan dan rumah keluarga," katanya.

Kondisi tersebut menunjukkan bahwa upaya penanganan darurat masih terus berjalan seiring proses pemulihan pascabencana.

Ia menambahkan, jumlah pengungsi sebelumnya sempat mencapai puluhan ribu orang setelah wilayah Kabupaten Agam diterjang banjir bandang, tanah longsor, dan banjir.

Namun seiring dengan surutnya genangan air serta cuaca yang kembali panas, sebagian besar warga sudah kembali ke rumah masing-masing.

"Mereka yang masih mengungsi merupakan orang terdampak langsung," katanya.

Dampak bencana di Kabupaten Agam tidak hanya menyebabkan ribuan warga kehilangan tempat tinggal sementara, tetapi juga menimbulkan korban jiwa.

BPBD Agam mencatat sebanyak 165 orang meninggal dunia yang tersebar di enam kecamatan, sementara 37 orang hingga kini masih dinyatakan belum ditemukan.

Selain korban jiwa, bencana tersebut juga memicu kerusakan dan kerugian material dalam skala besar. Total nilai kerusakan dan kerugian diperkirakan mencapai Rp6,94 triliun.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

Terkini