SuaraSumbar.id - Pihak kepolisian akhirnya angkat bicara soal tidak melanjutkan proses hukum kasus pencurian dengan modus hipnotis yang dilakukan warga negara asing (WNA) asal Iran di Kabupaten Pesisir Selatan, Sumatera Barat (Sumbar).
WNA sekeluarga ini dibebaskan lantaran kasus yang menjeratnya diselesaikan secara restorative justice. Polres Pesisir Selatan melakukan ini karena persetujuan kedua belah pihak antara korban dan pelaku.
Kasat Reskrim Polres Pesisir Selatan, AKP Hendra Yose mengatakan, pihaknya sudah melakukan koordinasi terkait kasus yang menjerat WNA tersebut.
Koordinasi dilakukan dengan pihak Imigrasi Kelas I TPI Padang serta Duta Besar (Dubes) Iran di Jakarta. Lalu, pihak Kedubes Iran meminta pendampingan, serta mediasi kedua belah pihak.
"Kami juga mengirimkan surat pemberitahuan kepada Kedubes Iran di Jakarta, menghentikan penyelidikan terhadap perkara demi keadilan dan menyerahkan terduga pelaku serta keluarga (isteri dan anak) kepada pihak Imigrasi Padang," ujar Hendra dalam keterangan tertulisnya, Rabu (21/9/2022).
Ia menyebutkan, Kedubes Iran di Jakarta sangat mengapresiasi pihak Kepolisian yang memediasi perkara ini. Dan ucapan terima kasih dalam proses penyelidikan diberlakukan terhadap WNA ini.
"Kami mempertegas kepada kedua pelaku agar tidak mengulangi perbuatannya atau perbuatan yang melawan hukum lainnya yang berakibat kesalahpahaman antar pihak lainnya," jelasnya.
Dalam Musyawarah mencari solusi win-win solution, kedua pelaku mengakui kesalahannya dan meminta maaf kepada kedua korban. Selanjutnya, mengganti biaya kerugian terhadap korban.
Keduanya juga berjanji saling membangun komunikasi yang harmonis dan dituangkan kedalam surat perjanjian yang ditanda tangani oleh kedua belah pihak termasuk saksi-saksi.
Baca Juga:Polisi Tak Proses Hukum WNA Sekeluarga Mencuri di Pesisir Selatan, Imigrasi Segera Deportasi
"Kami dari pihak kepolisian berterima kasih kepada peran wali nagari, keluarga korban kedua belah pihak dan kami mendukung sekali dengan problem solving ini sebagai bentuk pembinaan kepada masyarakat guna menjaga kondusifitas kamtibmas," ungkapnya.
- 1
- 2