Perang Data Stunting! Mahyeldi vs. Epyardi Panas di Debat Pilgub Sumbar

"Pak Mahyeldi mungkin hanya membayangkan karena dia tak pernah komunikasi dengan kami bupati/wali kota," ujar Epyardi.

Bernadette Sariyem
Kamis, 14 November 2024 | 17:26 WIB
Perang Data Stunting! Mahyeldi vs. Epyardi Panas di Debat Pilgub Sumbar
Para calon gubernur dan wakil gubernur saat debat yang digelar oleh KPU NTB, Rabu (23/10/2024) [Suara.com/Buniamin]

Ia mengklaim Kabupaten Solok telah berhasil menurunkan angka stunting dari 41,7 persen menjadi di bawah 18 persen di bawah kepemimpinannya sebagai bupati, bahkan meraih penghargaan nasional atas usahanya.

"Pak Mahyeldi mungkin hanya membayangkan karena dia tak pernah komunikasi dengan kami bupati/wali kota," ujar Epyardi.

Ekos Albar, calon wakil Epyardi, menambahkan bahwa ia berhasil mengakses insentif senilai Rp 7,5 miliar dari BKKBN provinsi sebagai pengakuan atas pencapaian dalam penurunan stunting.

Dalam tanggapannya, Mahyeldi menegaskan bahwa kritiknya didasarkan pada data provinsi. Ia mengapresiasi upaya Kabupaten Solok dalam penurunan stunting namun menekankan bahwa angka stunting di Solok masih lebih tinggi dibandingkan dengan beberapa daerah lainnya di Sumbar.

Baca Juga:Target 75 Persen, Pj Wali Kota Padang Bidik Partisipasi Tinggi di Pilkada 2024

Debat ini memberikan kesempatan bagi publik untuk melihat pendekatan masing-masing kandidat dalam menangani isu stunting di Sumbar, dengan kedua pasangan saling beradu argumen mengenai data dan langkah konkret yang akan mereka terapkan.

Kontributor : Rizky Islam

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

News

Terkini