Fakta Sinkhole di Situjuah Batua Limapuluh Kota: Air Jernih Tanpa Ikan, Warga Ramai Berdatangan!

Fenomena sinkhole di Situjuah Batua di Kabupaten Limapuluh Kota, Sumatera Barat (Sumbar), terus menyedot perhatian publik.

Riki Chandra
Sabtu, 10 Januari 2026 | 15:40 WIB
Fakta Sinkhole di Situjuah Batua Limapuluh Kota: Air Jernih Tanpa Ikan, Warga Ramai Berdatangan!
Fenomena Sinkhole di Limapuluh Kota yang mengeluarkan air jernih. [Dok. Istimewa]
Baca 10 detik
  • Sinkhole di Situjuah Batua, Limapuluh Kota, hanya berisi air jernih tanpa ikan.
  • Tim ahli minta warga tak percaya informasi tanpa bukti.
  • Warga tetap berdatangan mengambil air dari lokasi sinkhole.

SuaraSumbar.id - Fenomena sinkhole di Situjuah Batua di Kabupaten Limapuluh Kota, Sumatera Barat (Sumbar), terus menyedot perhatian publik.

Lubang besar yang muncul di kawasan pertanian milik warga itu ramai dikunjungi masyarakat, meski hasil penelusuran di lapangan memastikan tidak ada ikan maupun hewan hidup di dalamnya.

Lubang amblesan yang dikenal sebagai sinkhole Situjuah Batua tersebut hanya berisi air jernih yang berasal dari aliran sungai bawah tanah.

Informasi ini disampaikan langsung oleh warga yang mendatangi lokasi, setelah beredar berbagai narasi di media sosial yang menyebut adanya ikan hingga hewan misterius di dalam lubang tersebut.

“Ngak ada, nggak ada ikan atau hewan apapun di sana. Cuma lubang yang berisi air sungai bawah tanah saja,” kata salah seorang warga yang berkunjung ke lokasi sinkhole, Sabtu (10/1/2026).

Kesaksian warga ini sekaligus meluruskan kabar yang beredar luas di dunia maya. Sejak fenomena sinkhole Situjuah Batua muncul, media sosial dipenuhi unggahan foto dan video yang memicu beragam spekulasi di tengah masyarakat.

Menanggapi hal tersebut, tim ahli dari Badan Geologi Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) turun langsung ke lokasi untuk melakukan pengkajian.

Tim ahli meminta masyarakat agar tidak mudah percaya terhadap informasi yang belum memiliki dasar ilmiah.

Hal itu disampaikan oleh Taufik Wirabuana di sela-sela peninjauan fenomena sinkhole Situjuah Batua di Kabupaten Limapuluh Kota.

“Jangan terpengaruh isu-isu yang tak berdasar. Contoh yang sederhana, ini misalnya bisa menyembuhkan penyakit. Selama belum ada bukti ilmiah, masyarakat jangan percaya,” kata Taufik.

Imbauan tersebut disampaikan karena hingga kini masih banyak warga yang datang dan mengambil air dari lubang sinkhole dengan keyakinan tertentu. Warga dilaporkan berdatangan dari berbagai daerah di Sumatera, bahkan dari luar provinsi.

Air di dalam sinkhole Situjuah Batua terlihat jernih dengan warna kebiruan. Sejumlah warga mengambil air tersebut menggunakan jerigen, kemasan air mineral, hingga kantong plastik.

Untuk menghindari kerumunan di bibir lubang, warga setempat berinisiatif mengalirkan air dari sinkhole ke lokasi yang lebih jauh dari tepi amblesan.

Fenomena alam ini terjadi secara misterius pada 4 Januari 2026. Lubang amblesan tersebut memiliki diameter sekitar 20 meter dengan kedalaman kurang lebih 15 meter dan berada tepat di lahan pertanian warga Jorong Tepi.

Hingga kini, sinkhole Situjuah Batua masih menjadi bahan diskusi luas di media sosial dan terus menarik perhatian masyarakat yang ingin melihat langsung fenomena alam tersebut. (Antara)

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

Terkini

Tampilkan lebih banyak