alexametrics

Pilihan Terpopuler News Lifestyle Indeks

Telan Biaya Rp 547 Miliar, Bandara Rokot Mentawai Ditarget Rampung Agustus 2022

Riki Chandra Minggu, 21 November 2021 | 12:10 WIB

Telan Biaya Rp 547 Miliar, Bandara Rokot Mentawai Ditarget Rampung Agustus 2022
Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi meninjau pembangunan Bandara Rokot Mentawai bersama Wakil Gubernur Sumbar Audy Joinaldy, Sabtu (20/11/2021). [Dok.ANTARA]

Pembangunan Bandar Udara (Bandara) Rokot Mentawai, Sumatera Barat (Sumbar), ditarget rampung Agustus 2022 mendatang.

SuaraSumbar.id - Pembangunan Bandar Udara (Bandara) Rokot Mentawai, Sumatera Barat (Sumbar), ditarget rampung Agustus 2022 mendatang.

Hal itu dinyatakan Menteri Perhubungan, Budi Karya Sumadi, saat meninjau pembangunan bandara Rokot di Kabupaten Kepulauan Mentawai pada Sabtu (20/11/2021).

“Dengan kekompakan antara pemerintah daerah, TNI, Polri dan unsur terkait lainnya, Insya Allah dapat mendukung penyelesaian bandara yang direncanakan selesai pada Agustus 2022 dan kami akan mengundang Bapak Presiden untuk meresmikannya,” katanya.

Bandara Mentawai Baru akan menggantikan bandara eksisting Rokot Sipora yang saat ini hanya memiliki panjang landasan pacu atau runway 850 meter dan didarati pesawat jenis propeler Grand Caravan.

Baca Juga: Tinjau Terminal Anak Air Padang, Menhub Ajak Warga Gunakan Transportasi Massal

Kemenhub telah menyiapkan anggaran sebesar Rp 547 miliar untuk membangun Bandara Mentawai Baru, yang saat ini progres pembangunannya sudah mencapai sekitar 42 persen.

Budi mengaku telah meminta Ditjen Perhubungan Udara dan kontraktor pelaksana pekerjaan untuk mempercepat proses pembangunan dengan menambah SDM, peralatan, dan optimalisasi waktu kerja.

Bandara Mentawai Baru nantinya akan dilengkapi sejumlah fasilitas seperti landasan pacu yang lebih panjang yaitu 1500 x 30 meter dari sebelumnya hanya 850 meter. Dilengkapi apron berukuran 175 x 75 meter, taxiway 75 x 15 meter yang mampu menampung tiga pesawat sejenis ATR 72 500/600 dan terminal penumpang berukuran 1.600 m2 yang mampu menampung penumpang sebanyak 53.881 orang per tahun.

Ia menilai, selain dapat meningkatkan konektivitas antar wilayah di sekitar Kepulauan Mentawai, kehadiran sarana dan prasarana transportasi diharapkan dapat meningkatkan sektor pariwisata di kepulauan yang terkenal dengan ombak yang diburu para penggemar olahraga surfing di dunia ini.

Wakil Gubernur Sumbar Audy Joinaldy optimisti kehadiran bandara baru akan dapat membangkitkan perekonomian masyarakat, khususnya di Mentawai.

Baca Juga: Proyek Jalur Ganda KA Bogor-Cigombong Ditargetkan Selesai Maret 2022

Ia juga menyatakan, turut mendukung integrasi antarmoda dari Bandara Internasional Minangkabau hingga Mentawai, yang terhubung baik dengan kereta api, kapal laut maupun pesawat terbang.

Baca Juga

Komentar

Berita Terkait