Berhasil Dievakuasi Tim SAR, Ini Kondisi Pendaki Gunung Marapi yang Jatuh

Pendaki Gunung Marapi yang jatuh berhasil dievakuasi dan tiba di bawah sekitar pukul 10.20 WIB.

Wakos Reza Gautama
Sabtu, 04 September 2021 | 12:33 WIB
Berhasil Dievakuasi Tim SAR, Ini Kondisi Pendaki Gunung Marapi yang Jatuh
Tim SAR evakuasi pendaki jatuh di Gunung Marapi. [Covesia.com/Dok Basarnas]

SuaraSumbar.id - Setelah melewati medan yang berat, Tim SAR gabungan berhasil mengevaluasi pendaki yang terjatuh di cadas Gunung Marapi, Sabtu (4/9/2021) siang. 

Koordinator Kantor SAR Limapuluh Kota, Robi Saputra mengatakan korban berhasil dievakuasi dan tiba di bawah sekitar pukul 10.20 WIB. 

“Alhamdulillah lebih cepat sampai dari prediksi awal kita,” katanya dikutip dari Covesia.com--media jaringan Suara.com. 

Ia menambahkan setiba di bawah, korban langsung dilarikan ke Rumah Sakit Padang Panjang dengan menggunakan mobil ambulans PMI. 

Baca Juga:Tim SAR Tiba di Lokasi Jatuhnya Pendaki di Gunung Marapi

“Korban masih bertahan dan sadarkan diri dan langsung dilarikan setiba di bawah,” sebutnya. 

Ia menyampaikan, medan tempuh yang licin sedikit menyulitkan proses evakuasi karena korban ditandu turun ke bawah. 

“Setidaknya ada 60 orang dalam tim evakuasi gabungan yang melakukan proses evakuasi korban,” ungkapnya. 

Korban M. Fajran (18) asal Kota Padang dilaporkan jatuh pada Jumat (3/9/2021) sore dan mengalami luka cukup parah pada bagian kepala.

Sebelumnya Robi Saputra saat dihubungi via telpon, Sabtu (4/9/2021) pagi mengatakan tim diprediksi akan tiba di bawah sekitar pukul 1 siang.

Baca Juga:Kapolda Sumbar Berharap Peran Optimal Tigo Tungku Sajarangan Dalam Pelihara Keamanan

“Tim baru tiba di lokasi sekitar pukul 7 pagi tadi,” ungkapnya dikutip dari Covesia.com--media jaringan Suara.com.

Ia menambahkan akan butuh waktu untuk proses evakuasi karena korban akan ditandu ke bawah.

“Siang nanti setidaknya kita sudah sampai dipasangrahan sehingga korban bisa dilarikan ke rumah sakit terdekat,” kata dia.

Robi Saputra, mengatakan membutuhkan waktu berjam-jam untuk bisa mengevakuasi korban terjatuh di Gunung Marapi, Jumat (3/9/2021).

“Kalau normal saja mendaki membutuhkan waktu 3 jam lebih. Kalau membawa tandu tentu butuh waktu lama. Jadi diperkirakan bisa jadi korban jelang subuh baru bisa sampai di bawah untuk bisa dievakuasi ke rumah Sakit terdekat,” kata Robi saat dihubungi Covesia.com. 

Ia menyebutkan korban saat ini telah ditangani oleh PMI Kabupaten Agam untuk mendapatkan pertolongan pertama karena korban mengalami luka parah pada bagian kepala. 

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

Terkini