- Seorang pemuda di Kota Batam mengalami insiden jari tersangkut pada lubang shock sepeda motor pada 5 Juni 2026.
- Upaya pelepasan mandiri menggunakan oli gagal dilakukan, sehingga korban harus meminta bantuan kepada petugas Damkar Sei Panas.
- Petugas Damkar berhasil mengevakuasi jari korban menggunakan peralatan khusus tanpa menimbulkan cedera serius pada korban saat proses evakuasi.
SuaraSumbar.id - Aksi iseng yang awalnya dianggap sebagai candaan berubah menjadi momen menegangkan bagi seorang pemuda di Kota Batam, Kepulauan Riau.
Jari tengah tangan korban tersangkut di lubang shock depan sepeda motor hingga tidak dapat dilepaskan. Peristiwa terjadi pada Minggu, 5 Juni 2026 dini hari dan sempat membuat panik teman-teman korban yang berada di lokasi.
Beruntung, respons cepat dari petugas Damkar Pos Sei Panas membuat kondisi tersebut dapat diatasi tanpa menimbulkan cedera serius.
Awalnya korban bersama teman-temannya sedang nongkrong di sebuah bengkel. Saat suasana santai, korban iseng memasukkan jari tengahnya ke dalam lubang shock depan motor.
Namun, begitu masuk, jari itu tersangkut dan tak kuasa ditarik keluar. Berbagai cara dicoba, mulai dari mengoleskan oli agar licin hingga menarik pelan-pelan.
Namun, seluruh upaya tersebut gagal. Jari korban tetap membekap erat di lubang logam. Karena kondisi mulai mengkhawatirkan, mereka segera menghubungi Pos Damkar Sei Panas.
Petugas yang menerima laporan langsung mengarahkan korban untuk datang ke posko. Evakuasi dinilai lebih aman dilakukan di pos daripada di lokasi bengkel, mengingat peralatan khusus tersedia di sana.
Petugas Damkar Pos Sei Panas, Kurniawan, mengatakan bahwa timnya mendapat laporan dari rekan-rekan korban yang menceritakan kronologi lengkap kejadian.
"Awalnya mereka sedang nongkrong di bengkel. Korban iseng memasukkan jari tengahnya ke lubang shock depan motor. Ternyata jarinya tersangkut dan tidak bisa dilepaskan. Teman-temannya sudah mencoba menggunakan oli sebagai pelicin, tetapi tetap tidak berhasil. Setelah menghubungi kami dan menceritakan kronologinya, kami langsung mengarahkan mereka datang ke Pos Damkar Sei Panas untuk dilakukan evakuasi," kata Kurniawan melansir batamnews.co.id.
Begitu korban tiba, petugas langsung bertindak. Dengan menggunakan peralatan khusus, mereka secara hati-hati membebaskan jari korban dari jeratan lubang shock.
Proses berjalan lancar dan tidak menimbulkan luka serius pada jari pemuda tersebut. Setelah dipastikan aman dan tidak ada cedera berarti, korban pun diperbolehkan pulang dan kembali beraktivitas.
Kurniawan mengingatkan masyarakat agar tidak meremehkan bahaya dari tindakan iseng. Memasukkan jari ke celah-celah logam atau lubang kendaraan bukanlah hal sepele dan berpotensi menyebabkan cedera yang serius.
"Kami mengimbau masyarakat agar lebih berhati-hati dan tidak mencoba hal-hal yang dapat membahayakan keselamatan. Jika mengalami kejadian serupa, segera hubungi petugas agar dapat ditangani dengan aman," katanya.