facebook

Pilihan Terpopuler News Lifestyle Indeks

3 Narapidana Lapas Pasaman Barat Kabur, Semuanya Terjerat Kasus Narkoba

Riki Chandra Senin, 10 Mei 2021 | 16:54 WIB

3 Narapidana Lapas Pasaman Barat Kabur, Semuanya Terjerat Kasus Narkoba
Tiga orang narapidana di Lapas Kelas III Talu, Pasaman Barat, Sumatera Barat yang dilaporkan kabur. [Dok.Covesia.om]

Ketiganya kabur pada hari Minggu (9/5/2021) pagi saat melaksanakan kebersihan blok kamar hunian.

SuaraSumbar.id - Sebanyak tiga orang narapidana Lapas Kelas III Talu, Pasaman Barat, Sumatera Barat dilaporkan kabur dengan cara memanjat pagar tahanan. Ketiga dipenjara karena terjerat kasus narkotika.

Kepala Lapas III Talu Pasaman Barat, Donni Isa Dermawan mengatakan, ketiga napi kabur itu bernama Rudi Harianto (29), Reski Yandra (23) dan Sandi (24).

Ketiganya kabur pada hari Minggu (9/5/2021) pagi saat melaksanakan kebersihan blok kamar hunian.
"Ketiga napi kabur dengan cara memanjat pagar kawat berduri Lapas,” kata Donni Isa Dermawan, Senin (10/5/2021).

Donni mengatakan, pihaknya telah menghubungi Polsek Talamau untuk meminta bantuan melakukan pencarian tiga warga binaan yang kabur itu.

Baca Juga: Arus Kendaraan di Jembatan Layang Kelok Sembilan Terpantau Sepi

"Pencarian sudah dilakukan di beberapa titik lokasi. Namun hingga saat ini ketiga napi belum juga ditemukan. Kami berupaya bersama tim gabungan untuk menangkapnya,” katanya, dikutip dari Covesia.com - jaringan Suara.com.

Ketiga napi itu kabur berawal saat petugas sedang membuka pintu untuk mengeluarkan delapan orang warga binaan penghuni kamar nomor 6.

Warga binaan itu dikeluarkan untuk bertugas sebagai petugas piket kebersihan blok kamar hunian. Saat melaksanakan kebersihan, 3 orang di antaranya lari menuju pagar teralis depan blok kamar hunian.

Petugas yang membuka pintu pun secara spontan kembali mengunci pintu dan memasukkan 5 orang warga binaan lagi yang sedang bertugas piket untuk menghindari pelarian.

“Kita juga sudah berupaya mencari ke alamat keluarga ketiga napi ini dan juga telah berkoordinasi dengan unsur masyarakat setempat,” katanya.

Baca Juga: Tempat Wisata Sumbar di Zona Merah-Oranye Covid Dilarang Buka

Baca Juga

Komentar

Berita Terkait