- Video Purbaya beri bantuan lansia terbukti hasil manipulasi AI.
- Pernyataan asli membahas IHSG, bukan bantuan sosial.
- Nomor WhatsApp dicantumkan dalam unggahan menyesatkan publik.
SuaraSumbar.id - Klaim Purbaya berikan bantuan khusus lansia selama Ramadan ramai beredar di Facebook dan menarik perhatian publik.
Dalam video yang beredar, Menteri Keuangan (Menkeu) RI, Purbaya Yudhi Sadewa, disebut meminta para lanjut usia (lansia) tidak melewatkan tayangan itu karena ada bantuan khusus selama bulan suci.
Narasi Purbaya berikan bantuan khusus lansia selama Ramadan juga disertai nomor telepon yang mengarahkan masyarakat untuk menghubungi WhatsApp guna mendapatkan informasi lebih lanjut terkait bantuan tersebut. Unggahan ini dengan cepat menyebar dan memicu pertanyaan publik soal kebenarannya.
Lantas, benarkah klaim Purbaya berikan bantuan khusus lansia selama Ramadan tersebut?
Berdasarkan penelusuran tim Cek Fakta Antara, video yang digunakan dalam unggahan itu identik dengan tayangan yang sebelumnya dimuat oleh Kumparan pada 29 Januari.
Dalam video aslinya, Purbaya berbicara mengenai optimisme penguatan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) hingga mencapai level 10.000 pada akhir 2026.
Saat itu, ia menilai penurunan IHSG hanya bersifat sementara sebagai respons pasar terhadap penilaian MSCI terhadap Bursa Efek Indonesia. Tidak ada pernyataan mengenai bantuan khusus bagi lansia selama Ramadan dalam video asli tersebut.
Selain itu, hasil pemeriksaan menggunakan AI Detector Hive Moderation menunjukkan probabilitas sebesar 99,1 persen bahwa video yang beredar merupakan hasil manipulasi berbasis kecerdasan buatan.
Dengan demikian, klaim Purbaya berikan bantuan khusus lansia selama Ramadan tidak sesuai dengan pernyataan asli dan merupakan hasil suntingan berbasis AI.
Kesimpulan
Klaim Purbaya berikan bantuan khusus lansia selama Ramadan adalah hoaks. Video yang beredar telah dimanipulasi menggunakan teknologi AI dan tidak mencerminkan pernyataan asli Purbaya.