Harga Cabai Merah Meroket di Solok Selatan, Tembus Rp48.300 per Kg

Pemerintah daerah diharapkan dapat mengambil langkah untuk mengendalikan harga, seperti melakukan operasi pasar guna menjaga stabilitas harga.

Bernadette Sariyem
Sabtu, 18 Januari 2025 | 14:49 WIB
Harga Cabai Merah Meroket di Solok Selatan, Tembus Rp48.300 per Kg
Ilustrasi cabai merah.

SuaraSumbar.id - Memasuki pertengahan Januari 2025, sejumlah harga kebutuhan pokok di Kabupaten Solok Selatan, Sumatera Barat, mengalami kenaikan signifikan.

Data dari Bagian Perekonomian dan SDA, Dinas Pertanian, Ketahanan Pangan dan Perikanan, serta Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi, dan UKM menunjukkan bahwa harga cabai merah menjadi salah satu komoditas yang paling melonjak, naik sebesar Rp11.800 dari Rp36.500 menjadi Rp48.300 per kilogram.

Harga tertinggi dipegang oleh daging sapi yang tetap stabil di angka Rp140.000 per kilogram. Sementara itu, harga komoditas terendah tercatat pada beras, yaitu Rp15.200 per kilogram.

Daftar Kenaikan dan Stabilitas Harga Kebutuhan Pokok:

Baca Juga:Harga Cabai Merah di Solok Meroket, Tembus Rp55 Ribu per Kg

  • Beras: Stabil di Rp15.200 per kilogram.
  • Daging ayam ras: Stabil di Rp45.300 per kilogram, atau Rp65.000 per ekor.
  • Telur ayam: Stabil di Rp29.800 per kilogram.
  • Bawang merah: Naik dari Rp36.300 menjadi Rp39.800 per kilogram.
  • Cabai rawit: Naik dari Rp39.500 menjadi Rp47.200 per kilogram.
  • Cabai merah: Naik dari Rp36.500 menjadi Rp48.300 per kilogram.
  • Minyak goreng curah: Turun sedikit dari Rp19.800 menjadi Rp19.700 per kilogram.
  • Minyak goreng kemasan: Stabil di Rp20.000 per kilogram.
  • Gula pasir: Naik dari Rp19.000 menjadi Rp19.500 per kilogram.
  • Bawang putih: Stabil di Rp41.200 per kilogram.
  • Daging sapi: Stabil di Rp140.000 per kilogram.

Kenaikan harga beberapa kebutuhan pokok, terutama cabai merah, cabai rawit, dan bawang merah, dikhawatirkan membebani masyarakat, terutama pelaku usaha kecil yang sangat bergantung pada bahan-bahan tersebut.

Pemerintah daerah diharapkan dapat mengambil langkah untuk mengendalikan harga, seperti melakukan operasi pasar guna menjaga stabilitas harga.

Warga juga diimbau untuk lebih bijak dalam mengelola kebutuhan sehari-hari dan memantau perkembangan harga di pasar.

Dengan fluktuasi harga ini, upaya bersama antara pemerintah, distributor, dan masyarakat menjadi penting untuk menjaga stabilitas ekonomi lokal di tengah dinamika kebutuhan pokok yang terus berubah.

Kontributor : Rizky Islam

Baca Juga:Tega! Bayi Laki-laki Ditinggalkan di Kardus Depan Minimarket di Solok

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi TKA: 20 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Matematika Kelas 6 SD Materi Bangun Ruang dan Statistika
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Andai Bisa Ganti Pekerjaan, Apa Profesi Paling Pas Buat Kamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Tipe Traveler Macam Apa Kamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Member CORTIS yang Akan Kasih Kamu Cokelat Valentine?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 12 SMA Lengkap dengan Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pilih Satu Warna, Ternyata Ini Kepribadianmu Menurut Psikologi
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 16 Soal Bahasa Indonesia untuk Kelas 9 SMP Beserta Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Chemistry, Kalian Tipe Pasangan Apa dan Cocoknya Kencan di Mana Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Jodoh Motor, Kuda Besi Mana yang Paling Pas Buat Gaya Hidup Lo?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Jika Kamu adalah Mobil, Kepribadianmu seperti Merek Apa?
Ikuti Kuisnya ➔

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

Terkini