Tak Hanya Minangkabau, Pemprov Sumbar Beri Ruang Penguatan Adat Etnis Minoritas

Pemprov Sumbar memberikan ruang besar terhadap etnis tersebut untuk terus berkembang.

Riki Chandra
Kamis, 24 November 2022 | 20:29 WIB
Tak Hanya Minangkabau, Pemprov Sumbar Beri Ruang Penguatan Adat Etnis Minoritas
Anggota DPRD Sumbar, Albert Hendra Lukman dalam Pelatihan Penguatan Kapasitas Pemangku Adat Batak di Padang, Kamis (24/11/2022). [Dok.Istimewa]

SuaraSumbar.id - Etnis minoritas di yang telah tumbuh, berkembang hingga berbaur dengan masyarakat Sumatera Barat (Sumbar), diberikan ruang untuk melakukan penguatan hingga pemahanan terhadap adat etnis tersebut.

Pemprov Sumbar memberikan ruang besar terhadap etnis tersebut untuk terus berkembang. "Selain etnis Minangkabau, di Sumbar juga banyak etnis lain yang tumbuh dan berkembang. Kami apresiasi Pemprov yang memberikan ruang sehingga etnis minoritas ini mendapat kesempatan menggali nilai-nilai budaya sendiri," kata anggota DPRD Sumbar, Albert Hendra Lukman dalam Pelatihan Penguatan Kapasitas Pemangku Adat Batak di Padang, Kamis (24/11/2022).

Politikus PDIP itu mengatakan, ruang yang diberikan Pemprov Sumbar hingga etnis minoritas bisa tumbuh dan berkembang menjadi jawaban bahwa pandangan negatif selama ini tentang Ranah Minang yang dituding intoleran itu.

"Sumbar tetap dalam kerangka NKRI yang menjaga kemajemukan dan nilai-nilai pluralisme," ujarnya.

Baca Juga:Bantu Korban Gempa Cianjur, Pemprov Sumbar Target Kirim 2 Ton Rendang

Albert mengatakan, jika dikelola dengan baik, kolaborasi antara semua etnis yang tumbuh dan berkembang di Sumbar akan memberikan dampak positif bagi pembangunan daerah.

Menurutnya, nilai-nilai plurarisme itu juga harus disampaikan dan diterapkan di tingkat masyarakat bawah. Sebab, tidak bisa dipungkiri kurangnya pemahaman membuat ada potensi gesekan di tingkat bawah.

"Pembauran di Sumbar sangat luar biasa. Saya dari etnis Tionghoa tidak lagi memahami bahasa ibu, malah sangat fasih berbahasa Minang. Saya lahir, tumbuh berkembang dan nantinya meninggal dan dikuburkan di Sumbar. Banyak etnis lain juga seperti itu. Kami sudah menganggap Sumbar sebagai kampung halaman," katanya.

Sementara itu, Gubernur Sumbar Mahyeldi diwakili Kepala Bidang Sejarah Nilai Tradisi dan Adat Dinas Kebudayaan Sumbar, Fadhli Junaidi mengatakan, kolaborasi antara banyak etnis yang ada di Sumbar merupakan sebuah keharusan untuk bisa mensukseskan pembangunan daerah.

Ia mengatakan etnis Batak merupakan salah satu kelompok etnis terbesar di Indonesia. Khusus untuk Sumbar, jumlahnya berdasarkan sensus penduduk 2010 mencapai 222.549 orang atau sekitar 4 persen dari populasi masyarakat Sumbar.

Baca Juga:Gubernur Sumbar Perpanjang Program Pemutihan Pajak Kendaraan Bermotor hingga 12 Desember 2022, Ini Alasannya

"Kita mendorong etnis Batak dan etnis lain di Sumbar untuk lebih mengenal nilai-nilai luhur dari budayanya dalam kerangka upaya pembangunan Sumbar ke depan," katanya.

Sub Koordinator Adat Dinas Kebudayaan Sumbar, Ridho Arifandi menyebut kegiatan itu diikuti oleh 100 orang peserta yang merupakan ketua marga Batak yang ada di Padang. Kegiatan itu digelar selama dua hari, 24-25 November 2022.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

Terkini