Gunung Marapi Erupsi Lagi, Semburkan Abu 500 Meter: PVMBG Peringatkan Ancaman Lahar Dingin Mengintai

Gunung Marapi kembali erupsi dengan kolom abu 500m. Status Waspada (Level II), warga dilarang mendekat radius 3km dan waspada potensi banjir lahar dingin saat hujan lebat.

Budi Arista Romadhoni
Sabtu, 16 Mei 2026 | 13:06 WIB
Gunung Marapi Erupsi Lagi, Semburkan Abu 500 Meter: PVMBG Peringatkan Ancaman Lahar Dingin Mengintai
Potret Gunung Marapi di Kabupaten Agam, Sumatera Barat. [ANTARA/Muhammad Zulfikar]
Baca 10 detik
  • Gunung Marapi di Sumatera Barat erupsi pada Sabtu (16/5) pukul 10.19 WIB dengan kolom abu setinggi 500 meter.
  • PVMBG menetapkan status Level II Waspada dan melarang masyarakat beraktivitas dalam radius tiga kilometer dari kawah utama.
  • Masyarakat di sekitar aliran sungai diimbau waspada terhadap potensi bahaya lahar dingin saat terjadi curah hujan tinggi.

SuaraSumbar.id - Gunung Marapi di Sumatera Barat kembali menunjukkan aktivitas vulkaniknya.

Pada Sabtu pagi (16/5) pukul 10.19 WIB, gunung api yang membentang di Kabupaten Agam dan Tanah Datar ini mengalami erupsi, menyemburkan kolom abu vulkanik setinggi 500 meter dari puncaknya.

Erupsi ini terekam jelas di seismograf dengan amplitudo maksimum 29,8 milimeter dan durasi 32 detik.

Dikutip dari ANTARA, Petugas Pos Pengamatan Gunung Api (PGA) Marapi, Bilal Allegra Munbaits, melaporkan bahwa kolom abu berwarna kelabu dengan intensitas sedang teramati bergerak ke arah tenggara.

Baca Juga:Kecelakaan Beruntun di Padang Tewaskan 4 Orang

Meskipun tinggi kolom abu terbilang sedang, erupsi ini menjadi pengingat serius bahwa Gunung Marapi yang berstatus Level II (Waspada) masih aktif dan berbahaya.

Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) menegaskan kembali larangan keras bagi masyarakat untuk beraktivitas dalam radius 3 kilometer dari pusat kawah (Kawah Verbeek).

Ancaman Lahar Dingin Mengintai 

Lebih dari sekadar ancaman abu vulkanik yang dapat mengganggu pernapasan—sehingga masyarakat diimbau memakai masker jika terjadi hujan abu—PGA Marapi secara khusus menyoroti potensi bahaya lain yang tak kalah mematikan: lahar dingin.

Tumpukan material vulkanik di puncak gunung akibat rentetan erupsi dapat sewaktu-waktu berubah menjadi aliran lahar dingin yang destruktif jika dipicu oleh curah hujan tinggi.

Baca Juga:Perbaikan Jalan Payakumbuh-Sitangkai Ditargetkan Selesai Juli 2026

Oleh karena itu, masyarakat yang bermukim di sepanjang aliran sungai yang berhulu dari puncak Gunung Marapi diminta untuk meningkatkan kewaspadaan, terutama saat terjadi hujan lebat di area puncak. Peringatan ini disampaikan secara berkesinambungan oleh petugas PGA sebagai langkah mitigasi bencana yang krusial.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

Terkini