- Kecelakaan beruntun melibatkan enam kendaraan terjadi di Jalan Raya Padang-Indarung, Padang, pada Minggu, 10 Mei 2026.
- Insiden tersebut mengakibatkan empat warga Solok meninggal dunia dan sepuluh orang lainnya mengalami luka-luka serius.
- Penyebab kecelakaan diduga truk Hino yang kehilangan kendali hingga menabrak lima kendaraan lain di depannya.
SuaraSumbar.id - Kecelakaan beruntun terjadi di Jalan Raya Padang-Indarung, tepatnya di Padang Besi, Kecamatan Kilangan, Padang, Sumatera Barat, pada Minggu, 10 Mei 2026.
Kecelakaan melibatkan enam unit kendaraan, yaitu tiga unit truk, dua unit minibus, dan satu unit jeep Mitsubishi Pajero.
Insiden tersebut menyebabkan empat orang meninggal dunia. Sedangkan 10 orang lainnya mengalami luka-luka.
"Total korban dari peritiwa itu sebanyak 14 orang. Empat minggal dunia dan 10 luka-luka," kata Kasi Humas Polresta Padang Ipda Wadhi, melansir Antara, Senin, 11 Mei 2026.
"Berdasarkan informasi terakhir pada malam ini, seluruh korban yang meninggal dunia telah dibawa ke rumah duka," sambungnya.
Ia mengatakan korban meninggal adalah Arif Candra Effendi (40), Jhon Effendi (64), Efrialita (57), dan Delfawati (61). Mereka merupakan warga Solok.
Sementara untuk korban yang mengalami luka-luka, kata Wadhi, masih menjalani perawatan medis atas kondisi yang mereka alami.
Kecelakaan bermula saat truk Hino dengan nomor polisi BM 9936 KU datang dari arah Simpang SPN Padang menuju Simpang Gadut, lalu diduga mengalami hilang kendali.
Truk kemudian menabrak Toyota Rush B 2881 KYU yang berada di depannya, hingga membuat kendaraan minibus itu terdorong keras lalu menghantam truk lain yang ada di depan.
Tidak hanya berhenti sampai di sana, truk yang terus melaju tanpa kendali kembali menabrak Mitsubishi Pajero BA 1218 WQ.
Pajero yang kena tabrak dari belakang akhirnya terdorong ke depan lalu turut menghantam Truck Hino BA 8497 QU yang ada di depannya.
Setelah tabrakan kedua itu truk BM 9936 KU yang hilang kendali masih terus melaju hingga akhirnya menabrak lagi Toyota Kijang Super BA 1740 JC hingga terdorong ke taman jalan.
"Peristiwa ini kini dalam penanganan serta penyelidikan lebih lanjut oleh Unit Penegakan Hukum Satuan lalu Lintas Polresta Padang," kata Wadhi.