Gunung Dukono Erupsi, 2 WNA Tewas

para pendaki itu sedangan berada di area puncak saat Gunung Dukono mengalami peningkatan aktivitas vulkanik secara mendadak.

Suhardiman
Jum'at, 08 Mei 2026 | 14:29 WIB
Gunung Dukono Erupsi, 2 WNA Tewas
Gunung Dukono erupsi, Jumat, 8 Mei 2026. [dok BNPB]
Baca 10 detik
  • Gunung Dukono di Halmahera Utara mengalami erupsi pada 8 Mei 2026 dengan kolom abu setinggi 10.000 meter.
  • Dua warga negara asing meninggal dunia dan lima pendaki terluka akibat kenaikan aktivitas vulkanik secara mendadak tersebut.
  • Tim SAR gabungan saat ini masih melakukan proses evakuasi jenazah serta pencarian satu pendaki lokal yang hilang.

SuaraSumbar.id - Gunung Dukono di Halmahera Utara, Maluku Utara, erupsi. Peristiwa itu menyebabkan dua warga negara asing (WNA) meninggal dunia, Jumat, 8 Mei 2026.

Korban meninggal dilaporkan bernama Sahnaz dan Timo. Sementara itu, satu pendaki lokal bernama Angel hingga kini belum diketahui keberadaannya.

Informasi yang dihimpun, para pendaki itu sedangan berada di area puncak saat Gunung Dukono mengalami peningkatan aktivitas vulkanik secara mendadak.

Kepala Pos Pengamatan Gunung Api Dukono, Bambang Sugiono mengatakan, kawasan kawah sebenarnya telah ditutup secara resmi sejak pertengahan bulan lalu.

"Mulai 17 April area kawah sudah tidak diizinkan untuk pendakian. Mereka diduga naik tanpa melapor ke pos pengamatan," katanya, melansir tandaseru.

Saat ini tim SAR gabungan masih melakukan penyisiran untuk menemukan korban hilang. Sementara proses evakuasi jenazah dua WNA masih terus diupayakan.

5 Pendaki Luka-luka

Sebanyak lima pendaki dilaporkan mengalami luka-luka. Proses pendataan masih dilakukan di lokasi.

"Erupsi gunung api Dukono menyebabkan sedikitnya lima orang pendaki mengalami luka-luka dan masih dalam proses pendataan," kata Abdul Muhari, Kepala Pusat Data, Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, dalam keterangan tertulisnya.

Berdasarkan laporan, erupsi terjadi sekitar pukul 07.41 WIT, dengan tinggi kolom abu 10.000 meter di atas puncak.

Kolom abu teramati berwarna putih, kelabu, hingga hitam dengan intensitas tebal dan tinggi. Erupsi ini terekam di seismogram dengan amplitudo maximum 34 milimeter dan durasi 967.56 detik.

Gunung Dukono yang saat ini berstatus Level II (Waspada), mengalami peningkatan aktivitas visual dan kegempaan sejak 29 Maret 2026, dengan rata-rata tercatat sebanyak 95 kejadian erupsi.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

Terkini