alexametrics

Pilihan Terpopuler News Lifestyle Indeks

Festival 1 Muharram 1443 H Sumbar, Wapres Ma'ruf Amin Ajak Rakyat Hijrah dari Produk Impor

Riki Chandra Selasa, 10 Agustus 2021 | 15:30 WIB

Festival 1 Muharram 1443 H Sumbar, Wapres Ma'ruf Amin Ajak Rakyat Hijrah dari Produk Impor
Wakil Presiden KH Ma'ruf Amin saat berpidato dalam acara Takbir Akbar Virtual menyambut Hari Raya Idul Adha, Senin (19/7/2021) malam. [YouTube Sekretariat Presiden]

Rakyat Indonesia harus berhijrah dari ketergantungan produk impor dan membangun kemandirian bangsa dengan mengembangkan produk dalam negeri.

SuaraSumbar.id - Rakyat Indonesia harus berhijrah dari ketergantungan produk impor dan membangun kemandirian bangsa dengan mengembangkan produk dalam negeri.

Hal itu dinyatakan Wakil Presiden (Wapres) Ma’ruf Amin memberikan sambutan pada acara Festival Satu Muharram 1443 H Sumatera Barat (Sumbar) secara virtual, Selasa (10/8/2021).

"Kita harus berhijrah dari ketergantungan terhadap produk-produk impor. Kita membangun kemandirian bangsa dan berdikari di bidang ekonomi," katanya.

Wapres melihat ikhtiar hijrah ekonomi di Sumbar semakin kuat, dengan adanya penguatan ekonomi dan keuangan syariah di daerah tersebut.

Baca Juga: Wapres Maruf Amin Serukan Hijrah dari Ketergantungan Produk-produk Asing

"Saya melihat ikhtiar hijrah sedang bergelora di Sumatera Barat, melalui penguatan ekonomi dan keuangan syariah yang Insya Allah akan bermanfaat bagi kemajuan dan kesejahteraan masyarakat Sumatera Barat," katanya.

Bagi umat Islam, lanjut Ma’ruf Amin, peristiwa hijrah memiliki makna penting yakni sebagai momentum untuk menuju kondisi lebih baik dengan transformasi dan reformasi tatanan yang ada.

Oleh karena itu, Ma’ruf berharap semangat hijrah juga dapat menginspirasi seluruh masyarakat untuk bertransformasi menuju Indonesia Maju yang bebas dari kemiskinan, kebodohan dan keterbelakangan.

"Semangat hijrah menginspirasi kita semua untuk bertransformasi menuju Indonesia Maju yang kuat dan bermartabat. Kita harus berhijrah dari kemiskinan, kebodohan dan keterbelakangan," tegasnya.

Sementara itu, Gubernur Sumbar Mahyeldi Ansharullah mengatakan pengembangan ekonomi dan keuangan syariah di provinsi tersebut salah satunya ialah Gerakan Minangkabau Berwakaf.

Baca Juga: Keppres Jokowi Tetapkan Hansastri Jadi Sekda Sumbar, Pelantikan Tergantung Gubernur

"Itu adalah salah satu wujud nyata dukungan Pemda Sumbar terhadap pemberdayaan ekonomi masyarakat melalui instrumen wakaf, dimana Provinsi Sumbar telah ditunjuk menjadi salah satu pilot project wakaf di tingkat nasional oleh Presiden," ujarnya. (Antara)

Baca Juga

Komentar

Berita Terkait