facebook

Pilihan Terpopuler News Lifestyle Indeks

Bermotor 16 Hari, Suami Istri Ini Tempuh Jalur Sulteng ke Padang Demi MTQ

Tasmalinda Jum'at, 20 November 2020 | 15:06 WIB

Bermotor 16 Hari, Suami Istri Ini Tempuh Jalur Sulteng ke Padang Demi MTQ
Nining R Rusdin Wakiden dan suami Hasan Cl Bunyu menempuh perjalanan bermotor menuju MTQ [ANTARA]

Pasangan suami ini bermotor demi mengikuti MTQ di kota Padang, Sumatera Selatan.

SuaraSumbar.id - Sepasang suami istri ini kompak dengan tekad yang membara, Nining R Rusdin Wakiden dan suami Hasan Cl Bunyu menempuh perjalanan selama 16 hari demi mengikuti MTQ Nasional ke 28 di kota Padang, Sumatera Barat.

Keraguan pasangan suami istri itu wajar karena usai Nining ditetapkan sebagai kafilah MTQ Nasional mewakili Kalimantan Utara.

Mereka memutuskan berangkat menggunakan sepeda motor dari Parigi Moutong, Sulawesi Tengah.

Pasangan suami istri itu nekad menempuh perjalanan dari Parigi Moutong, Sulawesi Tengah sejauh 13 ribu kilometer selama 16 hari.

Baca Juga: Prediksi Gempa Magnitudo 8,9 Bakal Guncang Sumbar, Pakar Ingatkan Ini

Nining bersama Hasan hanya membawa bekal pas-pasan untuk makan dan beli bahan bakar di perjalanan, berangkat pada 28 Oktober 2020 dan berdasarkan hitungan mereka hanya akan cukup hingga di Yogyakarta.

Namun, dengan keyakinan mereka tak menyangka bisa sampai ke Ranah Minang pada 13 November 2020 setelah menyeberang empat pulau besar di Tanah Air yaitu Sulawesi, Kalimantan, Jawa dan Sumatera.

Nining merupakan kafilah MTQ dari Kalimantan Utara pada cabang kaligrafi.

Kebetulan ia dan suami berdomisili di Sulawesi Tengah sehingga berangkat dari Taopa, Parigi Moutong. Sementara Hasan sehari-hari berprofesi sebagai guru agama Islam.

Usai ditetapkan sebagai utusan Kalimantan Utara, mereka berdua pun memutuskan berangkat menggunakan sepeda motor dengan alasan mencegah penularan Covid 19.

Baca Juga: Waspada, Gempa Bermagnitudo 8,9 Bakal Guncang Sumatera Barat

Pada 2018 Nining juga mewakili Kalimantan Utara mengikuti MTQ Nasional di Medan, Sumatera Utara. Saat itu, karena belum ada Covid 19, ia berangkat bersama rombongan menggunakan pesawat udara.

IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Baca Juga

Berita Terkait