SuaraSumbar.id - Sebuah video pemalakan di Pantai Pasir Jambak, Kota Padang, viral di media sosial. Dalam video yang diunggah akun TikTok @nandahelda pada Minggu (16/2/2025), terlihat seorang pengunjung terlibat cekcok dengan pria berbaju merah yang diduga melakukan pemalakan.
Dalam rekaman tersebut, pria itu meminta uang kepada pengunjung pantai, yang langsung ditolak oleh perekam video.
"Ada pula ke pantai membayar, gak ada bayar pak. Saya orang sini, emangnya di sini ada tulisan punya orang kadai (warung), kan tidak ada, ini punya umum. Ini bisa saya laporkan pak," kata pengunjung tersebut dengan tegas.
Pria berbaju merah itu justru menantang balik, "Laporkan lah, lapor!" ujarnya.
Video Viral, Polisi Bertindak
Video ini langsung menarik perhatian warganet dan menuai beragam komentar. Banyak yang mengeluhkan aksi pemalakan yang sering terjadi di tempat wisata, sementara yang lain meminta pihak berwenang segera mengambil tindakan.
Kapolsek Koto Tangah, Kompol Alfino, memastikan pihaknya telah menerima laporan dan segera turun ke lokasi untuk menyelidiki kejadian tersebut.
"Terima kasih atas informasinya. Kami sudah menurunkan personel ke lokasi untuk meminta keterangan dari pihak yang bersangkutan," kata Kompol Alfino, Senin (17/2/2025).
Menurutnya, pihak yang terlibat dalam kejadian ini kemungkinan akan dibawa ke Polsek Koto Tangah untuk diperiksa lebih lanjut.
Baca Juga: Pasangan Nongkrong Jadi Target! 2 Pemeras di Khatib Sulaiman Diciduk Polisi
"Kami akan memberikan informasi selanjutnya setelah proses pemeriksaan selesai," tambahnya.
Insiden ini kembali memunculkan diskusi tentang keamanan wisata di Kota Padang. Banyak netizen berharap pihak berwenang dapat menindak tegas aksi pemalakan yang meresahkan pengunjung.
"Pantai kan tempat umum, harusnya bebas dinikmati tanpa pungutan liar," tulis salah satu komentar di media sosial.
Kontributor : Rizky Islam
Berita Terkait
-
Pasangan Nongkrong Jadi Target! 2 Pemeras di Khatib Sulaiman Diciduk Polisi
-
Modus Baru Pemalakan di Pantai Padang, Incar Wisatawan Berkeluarga
-
Gelar Live Music Sampai Malam saat Ramadan, Kafe di Air Pacah Padang Ditertibkan Satpol PP
-
Palak Toko Modus Uang Ronda, Dua Ketua RT Gadungan Ditangkap
-
Soroti Pemerintah, Walhi Sumbar Sebut Abrasi di Pantai Pasir Jambak Padang Dampak Alih Fungsi Lahan
Terpopuler
- AMPB Pulang Usai Audiensi DPR, Relawan Ojol Curiga Ada Kesepakatan Transaksional
- Setelah Pelatih Giliran Suporter FC Twente Usir Mees Hilgers: Pemain Malas
- Cara Membersihkan Bunga Es dengan Aman dan Cepat Tanpa Merusak Freezer
- Daihatsu Kenalkan Mobil 120 Jutaan, 1 Liter Jalan 27 Km
- Di Bursa Capres 2029: Elektabilitas Dedi Mulyadi Tembus 42 Persen, Ungguli Prabowo
Pilihan
-
Diseret dari Gang ke Jalan! Kronologi Pedagang Cermin Tewas Dikeroyok Saat Demo Ricuh
-
Senayan Kondusif: Tol Dalam Kota Normal dan Blokade Jalan Dibuka Pasca Bentrok 27 Agustus
-
Ada Isu Aksi Demo Lanjutan, BEI Minta Investor Tak Panik
-
Admin Medsos dan Pengkritik Jadi Target Penangkapan Jelang Demo Agustus
-
3 Pesawat Tempur F16 'Rally' di Langit Jakarta Jumat Pagi, Ini Klarifikasi TNI AU
Terkini
-
BRI Hadirkan Semarak Merah Putih di Desa BRILiaN Balbar Sofifi, UMKM Turut Rasakan Manfaatnya
-
Warga Agam Temukan Tengkorak-Tulang Manusia di Sawah, Diduga Korban Bencana
-
Sumbar Kirim 2,1 Ton Rendang ke NTT
-
Kisah Haru PMI Yuni, BRI Pertemukan dengan Ibunya Setelah 10 Tahun Bekerja di Taiwan
-
BRImo Taiwan, Langkah BRI Dekatkan Layanan Kepada Pekerja Migran Indonesia