SuaraSumbar.id - PT Kereta Api Indonesia (KAI) Divisi Regional II Sumatera Barat mencatat peningkatan kecelakaan di perlintasan sebidang pada tahun 2024.
Hingga Agustus, sudah tercatat 17 orang menjadi korban kecelakaan di perlintasan kereta api, dengan rincian 3 orang meninggal dunia, 7 luka berat, dan 7 luka ringan.
Angka ini menunjukkan peningkatan dibandingkan tahun 2023, di mana tercatat 25 orang menjadi korban kecelakaan, dengan dua di antaranya meninggal dunia, 5 luka berat, dan 18 luka ringan.
Data tersebut diungkapkan oleh Kepala Bagian Humas PT KAI Sumbar, M Asad Habibuddin, dalam sosialisasi keselamatan di perlintasan sebidang yang digelar di Padang pada Jumat (17/8/2024).
Asad menekankan pentingnya kewaspadaan pengguna jalan saat melintasi perlintasan sebidang, terutama mengingat meningkatnya jumlah kecelakaan di wilayah tersebut.
“Kami menyerukan kepada semua pengguna jalan untuk selalu berhati-hati saat melintasi perlintasan sebidang dan mengikuti rambu serta aturan yang telah ditetapkan. Keselamatan bersama adalah prioritas utama,” kata Asad.
Asad juga mengingatkan bahwa pengguna jalan wajib menghentikan kendaraan, menengok ke kanan dan kiri, memastikan situasi aman, baru kemudian melanjutkan perjalanan saat melintasi perlintasan sebidang.
Ia menegaskan bahwa pelanggaran di perlintasan sebidang merupakan pelanggaran lalu lintas dan dapat ditindak sesuai dengan UU Nomor 23 Tahun 2007 tentang Perkeretaapian.
Pihak KAI terus berupaya meningkatkan kesadaran masyarakat terkait pentingnya mematuhi aturan di perlintasan sebidang untuk mencegah terjadinya kecelakaan.
Baca Juga: KAI Sumbar Kampanyekan Keselamatan di Perlintasan Sebidang
Sosialisasi dan kampanye keselamatan di perlintasan sebidang juga akan terus digencarkan untuk mengurangi angka kecelakaan di masa mendatang.
Kontributor : Rizky Islam
Berita Terkait
-
KAI Sumbar Kampanyekan Keselamatan di Perlintasan Sebidang
-
Sepanjang 2024, Sudah 14 Orang Jadi Korban di Perlintasan Sebidang Kereta Api Sumbar, Dua Meninggal
-
Kecelakaan Maut di Perlintasan Kereta Api Pariaman, Satu Penumpang Tewas
-
Kronologi Kecelakaan Maut Kereta Pariaman Ekspres Vs Mobilio
-
Deretan Sastrawan Terkenal Asal Sumatera Barat dengan Karya-Karya Legendaris
Terpopuler
- Menteri Agama RI Nasaruddin Umar Disebut Mengundurkan Diri
- Partai Kaesang Tutup Pintu Rapat untuk Ketum Projo: Tempat Budi Arie Bukan di PSI
- Harga Kulkas Mini 1 Pintu Termurah di Pasaran, Ini 3 Rekomendasinya Mulai Rp400 Ribuan
- Apa Sunscreen Terbaik untuk Flek Hitam pada Usia 50 Tahun? Ini 7 Rekomendasi sesuai Review
- Air Mawar Viva Dipakai Kapan? Ini Urutan Pemakaian dan Review Pembeli
Pilihan
-
Dihadang Barikade Polisi, Massa Mahasiswa Tertahan di Senayan Park Saat Menuju Gedung DPR
-
Bukan di DPR, Front Mahasiswa Nasional Pilih Demo di Istana untuk Sampaikan 10 Tuntutan
-
Botok: Jika RUU Perampasan Aset Tak Sah Desember, Dasco, Saan, dan Cucun Siap Mundur
-
Hakim Tolak Perlawanan Yaqut Cholil Qoumas, Sidang Korupsi Kuota Haji Berlanjut!
-
Meski Diterima Pimpinan DPR, Botok Pati Pastikan Aksi 27 Agustus Tetap Lanjut
Terkini
-
BRI Hadirkan Semarak Merah Putih di Desa BRILiaN Balbar Sofifi, UMKM Turut Rasakan Manfaatnya
-
Warga Agam Temukan Tengkorak-Tulang Manusia di Sawah, Diduga Korban Bencana
-
Sumbar Kirim 2,1 Ton Rendang ke NTT
-
Kisah Haru PMI Yuni, BRI Pertemukan dengan Ibunya Setelah 10 Tahun Bekerja di Taiwan
-
BRImo Taiwan, Langkah BRI Dekatkan Layanan Kepada Pekerja Migran Indonesia