-
Klaim Purbaya laporkan Puan tidak ditemukan sumber resmi terpercaya.
-
Informasi justru merujuk laporan Walhi ke Kejaksaan Agung.
-
Narasi korupsi ratusan triliun ke DPR dinyatakan tidak berdasar.
SuaraSumbar.id - Isu soal Purbaya laporkan Puan terkait dugaan korupsi SDA ratusan triliun rupiah beredar luas di media sosial. Narasi ini mencuat lewat sebuah unggahan Facebook yang menyebut Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa melaporkan Ketua DPR Puan Maharani karena aliran dana sumber daya alam ke parlemen.
Dalam unggahan itu, tertulis kalimat provokatif: “Menkeu Purbaya L4porkan Ketua DPR Uang Sumber Daya Alam Dik0rup Ratusan Triliun ke DPR.”
Klaim mengenai Purbaya laporkan Puan ini kemudian menarik perhatian warganet dan memicu pertanyaan mengenai kebenarannya.
Lantas, benarkah informasi tersebut?
Berdasarkan penelusuran tim Cek Fakta Antara, tidak ditemukan informasi valid dari pemerintah maupun aparat penegak hukum yang menguatkan tudingan itu.
Tidak ada pernyataan dari pihak berwenang ataupun sumber kredibel yang menyebut adanya pelaporan terhadap Puan Maharani oleh Purbaya Yudhi Sadewa.
Penelusuran menggunakan kata kunci serupa justru mengarah pada pemberitaan ANTARA mengenai laporan Wahana Lingkungan Hidup Indonesia atau Walhi kepada Kejaksaan Agung. Laporan tersebut berkaitan dengan dugaan korupsi lingkungan atau sumber daya alam oleh sejumlah korporasi.
Laporan itu diterima oleh Kepala Pusat Penerangan Hukum Kejagung, Harli Siregar, saat menerima perwakilan Walhi di Gedung Puspenkum Kejagung, Jakarta.
Direktur Eksekutif Walhi, Zenzi Suhadi, menyatakan pihaknya melaporkan 47 korporasi yang diduga terlibat korupsi SDA dengan potensi kerugian negara mencapai Rp437 triliun.
Menanggapi laporan tersebut, Harli menyampaikan apresiasi atas perhatian Walhi terhadap isu lingkungan. Ia juga menegaskan bahwa Kejagung akan menelaah laporan itu terlebih dahulu untuk memastikan ada tidaknya unsur pidana sebelum menentukan langkah lanjutan.
Berdasarkan rangkaian penelusuran tersebut, narasi Purbaya laporkan Puan terkait korupsi SDA ratusan triliun tidak memiliki dasar informasi yang sah.
Kesimpulan
Klaim bahwa Menteri Keuangan Purbaya melaporkan Ketua DPR Puan Maharani tidak benar dan tidak didukung bukti resmi alias hoaks.
Berita Terkait
-
Dana SAL Rp 420 Triliun, Purbaya Buka Opsi Pakai Kas Pemerintah demi Amankan APBN
-
Purbaya Proyeksi Defisit APBN 2026 Tembus 2,9% Meski Harga Minyak Terus Naik
-
Purbaya Ungkap Harga BBM Stabil karena Ditanggung Pertamina Sementara
-
Harga BBM Tak Naik, Purbaya Akui Anggaran Subsidi Bengkak hingga Rp 100 Triliun
-
Purbaya Pastikan APBN Aman Hadapi Harga Minyak Meski Tembus 100 Dolar AS per Barel
Terpopuler
- Asal-usul Kenapa Semua Pejabat hingga Diplomat Iran Tak Pakai Dasi
- Sunscreen SPF 50 Apa yang Bagus? Ini 5 Pilihan untuk Perlindungan Maksimal
- Nyanyi Sambil Rebahan di Aspal, Aksi Ekstrem Pinkan Mambo Cari Nafkah Jadi Omongan
- Penyebab BRImo Sempat Terkendala Pagi Ini, Kini Layanan Pulih Sepenuhnya
- Harga Adidas Adizero Termurah Tipe Apa Saja? Ini 5 Varian Terbaiknya
Pilihan
-
Mencekam! SPBE di Cimuning Bekasi Terbakar Hebat, Langit Malam Berubah Merah
-
Buntut Polemik Suket Pendidikan Gibran, Subhan Palal Juga Gugat Pimpinan DPR-MPR
-
Tok! Eks Sekretaris MA Nurhadi Divonis 5 Tahun Penjara dan Wajib Bayar Uang Pengganti Rp137 Miliar
-
Aksi Tenang Nenek Beruban Curi TV 30 Inci di Jatinegara Viral, Korban Tak Tega Lapor Polisi
-
Panglima TNI: Tiga Prajurit yang Gugur di Lebanon Terima Santunan Miliaran dan Pangkat Anumerta
Terkini
-
Sebut 'Bukan Negara Barbar', PP IMI Sesalkan Peserta Musprov Sumbar yang Tak Hormati Pimpinan Sidang
-
Jangan Asal Simpan! Ini Cara Menyimpan Telur agar Tetap Segar
-
Lonjakan Wisata Lebaran 2026, PAD Kota Bukittinggi Tembus Rp3,5 Miliar
-
Pemerintah Akan Umumkan soal Kebijakan WFH Selasa Besok
-
Lonjakan Wisata Lebaran! 59.655 Orang Kunjungi Istano Basa Pagaruyung