- Tiga warung Stasiun Lambuang Bukittinggi hangus, api padam sejam.
-
Enam armada damkar dibantu Agam jinakkan kebakaran pusat kota.
-
Tidak ada korban jiwa, penyebab kebakaran masih diselidiki.
SuaraSumbar.id - Kebakaran hebat terjadi di Kota Bukittinggi, Sumatera Barat (Sumbar), Sabtu (14/2/2026) sore. Tiga warung permanen di sisi kiri Stasiun Lambuang, kawasan Simpang Tugu Polwan, dilaporkan hangus dilalap api dan memicu perhatian warga yang berada di sekitar lokasi.
Peristiwa kebakaran ersebut membuat masyarakat berbondong-bondong mendatangi area sekitar Stasiun Lambuang. Letaknya yang berada di jalur aktivitas padat menjadikan kobaran api cepat menjadi tontonan sekaligus memunculkan kepanikan warga.
Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kota Bukittinggi, Joni Feri, menjelaskan, kebakaran Bukittinggi bermula dari salah satu warung yang menjual makanan. Api kemudian merambat dengan cepat ke bangunan lain yang berada berdempetan.
"Api cepat merambat ke bangunan sebelahnya dan menghanguskan tiga petak warung, kita sayangkan informasi yang terlambat masuk ke DPKP," kata Joni.
Ia menyebutkan, bangunan yang terdampak kebakaran terdiri dari warung bakso, soto, serta nasi goreng. Ketiganya berada dalam satu deretan bangunan permanen di sisi jalan kawasan Stasiun Lambuang.
Di tengah situasi tersebut, warga sekitar memadati lokasi untuk melihat proses pemadaman. Petugas berupaya membuat jarak aman agar api tidak meluas ke bangunan lain yang berada di sekitar titik kebakaran.
"Sedangkan arena olahraga biliard yang berada di belakang warung hanya terdampak bagian dinding," katanya.
Untuk menjinakkan si jago merah, Dinas Pemadam Kebakaran Kota Bukittinggi mengerahkan enam armada. Bantuan tambahan juga datang dari Kabupaten Agam yang menurunkan dua unit mobil pemadam.
"Api baru bisa dipadamkan sekitar satu jam kemudian," ujarnya.
Meski api berhasil dikendalikan, petugas masih melakukan pendinginan di sejumlah titik untuk memastikan tidak ada bara yang kembali menyala. Garis pengaman juga dipasang di sekitar area terdampak.
Penyebab pasti kebakaran Bukittinggi itu hingga kini masih dalam proses penyelidikan aparat berwenang. Petugas juga belum dapat memastikan jumlah kerugian material akibat peristiwa tersebut.
"Kerugian belum bisa ditaksir. Alhamdulillah juga tidak ada korban jiwa," pungkasnya. (Antara)
Berita Terkait
-
DPR Minta Pemerintah Tak Sungkan Terima Bantuan Asing Atasi Karhutla: Ini Juga Tanggung Jawab Mereka
-
30 Tahun Karhutla Tak Beres, Pengamat Cemas Kesenjangan Pendidikan Daerah Kian Melebar
-
Kebijakan Lama Orde Baru di Balik Kebakaran Hutan Kalimantan dan Sumatra, Bagaimana Bisa Terjadi?
-
Prabowo Wajib Tahu, Orang Ini Paling Menderita karena Dampak Kebakaran Hutan Kalimantan dan Sumatra
-
Derita Ojek Online di Kebakaran Hutan Kalimantan: Sesak Napas dan Sakit Kepala Tapi Harus Kerja
Terpopuler
- Presiden RI Minta Maaf ke Malaysia - Singapura Akibat Asap, Tapi Itu SBY...
- Survei: 55 Persen Pemilih Prabowo Tidak Akan Memilihnya Kembali pada Pilpres 2029
- Rudy Masud Senyum Semringah Bersama Istri di Singapura, Media Asing: Rakyatnya Sesak Nafas
- 5 Sabun Cuci Muka Retinol untuk Atasi Penuaan: Bikin Wajah Halus, Cerah, dan Kencang
- Rapor Prabowo-Gibran dan Para Menteri Anjlok, Purbaya yang Dicopot Justru Jadi Menteri Terbaik
Pilihan
-
Maruli Simanjuntak Disebut Dilantik Prabowo Jadi Wakil Panglima TNI, Kamis Sore Ini
-
Kompak Berpakaian Dinas Lengkap Sambangi Istana, Perwira Tinggi TNI Siap Dilantik Prabowo
-
Belajar Hadapi Kekeringan dari Romo Kirjito, Mamanen Air Hujan yang Jatuh dari Langit
-
Krisis! Kelangkaan BBM Meluas Tak Hanya Bali, Antrean Berjam-jam
-
Gubernur Kaltim Rudy Mas'ud Bungkam usai Viral Sarapan di Singapura
Terkini
-
BRI Perkuat Pengalaman Nasabah Lewat BRImo dan Sabrina, Raih 36 Penghargaan TBCCI 2026
-
BRILink Agen Jadi Ujung Tombak Inklusi Keuangan, Layani Masyarakat hingga Pelosok Negeri
-
MotoGP Mandalika 2026 Jadi Momentum BRI Perkuat Ekonomi Lokal
-
MotoGP Mandalika 2026 Makin Hijau, BRI Perkuat Pengelolaan Sampah
-
8 Anggota Satpol PP Bukittinggi Ditahan Kasus Dugaan Kekerasan di Kampus Fort de Kock