SuaraSumbar.id - Setelah hampir setahun kosong, akhirnya Wali Kota Padang Hendri Septa melantik Andree Algamar sebagai Sekda Kota Padang definitif. Diketahui, kursi Sekda Padang kosong sejak Agustus 2021 lalu.
Dalam sambutannya, politisi PAN itu tak banyak basa-basi. Dia berharap Sekda Padang yang baru langsung bekerja dan menyesuaikan diri.
“Saya berharap Sekda baru segera menyesuaikan diri, mulai besok tancap gas,” kata Hendri, Senin (13/6/2022).
Andree Algamar dilantik sebagai sekda definitif setelah melalui sejumlah prosedur sesuai dengan aturan dan perundangan berupa tahapan seleksi dan mendapat rekomendasi dari Komisi Aparatur Sipil Negara (KASN).
"Harapan saya Sekda dapat membantu saya menyelesaikan pekerjaan dari A sampai Z, tidak ada lagi kerja yang terbengkalai,” ujarnya.
Wali Kota meyakini Andree mampu mengemban amanah dengan baik karena dinilai sosok yang mumpuni, energik, punya kemampuan yang baik.
"Sehingga diharapkan ke depan dapat menyelesaikan program unggulan dan visi misi kota," ujarnya
Sementara itu, Andree Algamar bersyukur atas dilantiknya sebagai Sekda Padang.
Ia mengatakan meski cukup banyak pekerjaan yang berat yang harus segera diselesaikan, namun bertekad membangun super tim.
Baca Juga: Mundur dari Petugas Haji, Hendri Septa Batal Tinggalkan Kota Padang 40 Hari Gegara Ini
“Tentunya kita akan menjaga, mengamankan visi dan misi wali kota,” kata dia.
Ke depan ia akan akan membangun Padang lebih baik. Terutama menyelaraskan segala lini. Termasuk membangun komunikasi yang baik dengan forkopimda. Serta membangun semangat kerja ASN Pemko Padang.
“Saya akan memastikan perencanaan kerja berjalan, serta membangun semangat kerja yang baik untuk Padang lebih baik,” katanya.
Andree Algamar berkarir di Pemkot Padang dan pernah mengemban beberapa jabatan mulai dari Lurah Pondok, Kepala Bidang Destinasi, Usaha dan Industri Pariwisata Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Padang, Kepala Satuan Polisi Pamong Praja Padang hingga Kepala Dinas Perdagangan Kota Padang.
Andree merupakan alumni Sekolah Tinggi Pemerintahan Dalam Negeri dan S-2 Universitas Pertahanan.
Kekosongan Sekda Kota Padang berawal dari dinonaktifkannya Sekda Kota Padang Amasrul oleh Wali Kota Padang Hendri Septa pada Agustus 2021 karena diduga melakukan pelanggaran disiplin.
Berita Terkait
-
Anggota DPRD Padang Fraksi Demokrat Azwar Siry Meninggal Dunia, SBY Ikut Berduka
-
125 Ribu Pelajar SD dan SMP di Kota Padang Kembali Ikuti Pesantren Ramadhan, Tahun 2020 Sempat Ditiadakan
-
Kasus Dugaan Korupsi KONI Padang Seret Nama Mahyeldi yang Kini Gubernur Sumbar, Ini Kata Pengacara Eks Ketua KONI Sumbar
-
Kursi Wawako Padang Masih Kosong, Ketua DPRD Padang: Saya Sudah Sering Ingatkan
-
Kursi Wawako Padang Masih Kosong, Wali Kota Padang Bocorkan Penyebabnya
Terpopuler
- 6 Motor Listrik Paling Kuat di Tanjakan 2026, Anti Ngeden dan Tetap Bertenaga
- Harga Minyak Dunia Turun Drastis Usai Pengumuman Gencatan Senjata Perang Iran
- Proyek PSEL Makassar: Investor Akan Gugat Pemkot Makassar Rp2,4 Triliun
- Therese Halasa, Perempuan Palestina yang Tembak Benjamin Netanyahu
- 5 Rekomendasi Tablet Murah dengan Keyboard Bawaan, Jadi Lebih Praktis
Pilihan
-
Biadab! Israel Bunuh Jurnalis Al Jazeera di Gaza pakai Serangan Drone
-
Iran Tuduh AS-Israel Langgar Kesepakatan, Gencatan Senjata Terancam Batal
-
Jambret Bersenjata di Halmahera Semarang: Residivis Kambuhan yang Tak Pernah Belajar
-
Regime Change! Kongres AS Usul Donald Trump dan Menteri Perang Dicopot Pekan Depan
-
Kebakaran di Gedung Satreskrim Polres Jakarta Barat, 13 Mobil Damkar Dikerahkan
Terkini
-
BRILinkAgen di Palembang Tumbuh 18,82%, Perkuat Inklusi Keuangan Masyarakat
-
Pengguna BRImo di Palembang Capai 1,98 Juta, Tunjukkan Lonjakan Layanan Digital
-
Kasus Dugaan Bullying Siswa di Padang hingga Korban Dirawat di RS Jiwa, Wakepsek Sebut Hanya Candaan
-
Polda Sumbar Ungkap 7 Kasus Narkotika, Sita Sabu dan Ganja dalam Jumlah Besar
-
Siswa SMA Pertiwi 2 Padang Diduga Dibully Teman Sekelas hingga Depresi dan Dirawat di RS Jiwa