-
Waktu Magrib 18.39 WIB penanda berbuka puasa.
-
Salat Isya pukul 19.49 WIB hari ini.
-
Perhatikan menu sehat saat berbuka puasa.
SuaraSumbar.id - Jadwal buka puasa Kota Padang pada Sabtu (21/2/2026) menjadi informasi penting bagi umat Muslim yang menjalankan ibadah di bulan suci Ramadan tahun ini.
Dengan mengetahui jadwal buka puasa Kota Padang, masyarakat dapat memastikan waktu berbuka sesuai ketentuan syariat sehingga ibadah tetap terjaga nilainya.
Pada jadwal buka puasa Kota Padang Sabtu (21/2/2026), waktu Magrib menjadi penanda resmi berakhirnya puasa setelah seharian menahan lapar dan dahaga.
Informasi ini merujuk pada jadwal imsakiyah untuk wilayah Kota Padang, Sumatera Barat, yang setiap harinya mengalami perbedaan waktu beberapa menit.
Berikut rincian waktu dalam jadwal buka puasa Kota Padang hari ini:
MAGRIB: 18.39 WIB
ISYA: 19.49 WIB
Waktu Magrib menandai diperbolehkannya umat Muslim membatalkan puasa. Sementara itu, waktu Isya menjadi penanda dimulainya pelaksanaan salat Isya sekaligus rangkaian ibadah malam Ramadan seperti tarawih.
Menjelang waktu berbuka, umat Muslim dianjurkan mempersiapkan hidangan serta membaca doa berbuka sebagai bentuk rasa syukur. Doa yang umum diamalkan adalah:
"Allahumma laka shumtu wa bika aamantu wa ‘ala rizqika afthartu."
Artinya: "Ya Allah, untuk-Mu aku berpuasa, dan dengan rezeki-Mu aku berbuka."
Membaca doa sebelum menyantap makanan menjadi bagian dari rangkaian ibadah harian selama bulan Ramadan. Tradisi ini dilakukan sebagai bentuk penghambaan dan rasa terima kasih atas nikmat yang diberikan.
Menu Terbaik
Selain memperhatikan jadwal imsakiyah Padang, pemilihan menu berbuka juga menjadi perhatian. Menu yang seimbang dapat membantu tubuh beradaptasi setelah seharian berpuasa.
Beberapa pilihan menu berbuka yang dapat menjadi referensi antara lain es buah segar yang kaya vitamin, salad buah dengan yogurt rendah lemak, serta puding buah rendah gula.
Kolak pisang juga tetap menjadi sajian khas Ramadan, dengan alternatif penggunaan susu skim sebagai pengganti santan dan pengurangan gula merah.
Berita Terkait
-
Viral Miss Norwegia Keturunan Padang Jadi Guru dan Berpose Depan Ompreng MBG
-
Bobol 5 Toko HP, 3 Anak di Padang Pakai Uang Curian untuk Beli Motor
-
Kado Kemerdekaan dari Alam, Anak Gajah Sumatera Lahir di Sumsel
-
BTN Gandeng Pemkot Padang, Perluas Layanan Dari KPR Hingga Digitalisasi Layanan Publik
-
Ketika Ruang Belajar Berubah Menjadi Tempat Kekerasan
Terpopuler
- Menteri Agama RI Nasaruddin Umar Disebut Mengundurkan Diri
- Partai Kaesang Tutup Pintu Rapat untuk Ketum Projo: Tempat Budi Arie Bukan di PSI
- Desil Tak Akurat Bisa Bikin Warga Kehilangan Hak Bansos!
- Dilaporkan ke Bareskrim Polri, Gus Lilur Tantang 4 Tokoh NU Ngaji Kitab Kuning Saat Muktamar
- Harga Kulkas Mini 1 Pintu Termurah di Pasaran, Ini 3 Rekomendasinya Mulai Rp400 Ribuan
Pilihan
-
Massa Bikin Barikade di Jalan Palmerah Utara, Hadapi Polisi yang Tembakkan Gas Air Mata
-
Palmerah Dihujani Gas Air Mata oleh Polisi, Massa Terus Melawan
-
Dua Sepeda Motor yang Dibakar Massa di Pos Polisi Pejompongan Diduga Milik Intel
-
Sepeda Motor Dibakar Dekat Pos Polisi Pejompongan, Bentrok Pecah
-
Tolak MBG dan Kopdes, FMN: Anggaran Hanya Lari ke Prabowo dan Kroni-kroninya!
Terkini
-
BRI Hadirkan Semarak Merah Putih di Desa BRILiaN Balbar Sofifi, UMKM Turut Rasakan Manfaatnya
-
Warga Agam Temukan Tengkorak-Tulang Manusia di Sawah, Diduga Korban Bencana
-
Sumbar Kirim 2,1 Ton Rendang ke NTT
-
Kisah Haru PMI Yuni, BRI Pertemukan dengan Ibunya Setelah 10 Tahun Bekerja di Taiwan
-
BRImo Taiwan, Langkah BRI Dekatkan Layanan Kepada Pekerja Migran Indonesia