- Wisatawan dapat mengunjungi lima pusat oleh-oleh di Kota Padang yang menyediakan beragam produk kuliner dan kerajinan khas Minang.
- Pusat oleh-oleh tersebut meliputi Keripik Balado Christine Hakim, Keripik Balado Shirley, Rendang Asese, Silungkang Art Centre, dan Kerupuk Jangek Buk Kai.
- Tempat-tempat ini menyediakan berbagai produk unggulan seperti rendang tahan lama, keripik balado, hingga kain songket khas Sumatera Barat.
SuaraSumbar.id - Berlibur ke Padang rasanya belum lengkap tanpa berburu oleh-oleh khas yang bisa dibawa pulang untuk keluarga dan kerabat.
Kota yang dikenal sebagai gerbang wisata Sumatera Barat ini, tak hanya menawarkan panorama alam dan kuliner lezat, tetapi juga surga bagi pecinta buah tangan khas Minang.
Mulai dari keripik balado, rendang tahan lama yang mendunia, hingga kain songket dan kerajinan tradisional yang sarat nilai budaya, semua bisa ditemukan di berbagai pusat oleh-oleh di Kota Padang.
Tak heran, berburu oleh-oleh menjadi salah satu agenda wajib wisatawan lokal maupun mancanegara saat berkunjung ke Ranah Minang.
Jika Anda sedang mencari rekomendasi tempat belanja oleh-oleh khas Padang, berikut daftar yang wajib masuk masuk list Anda, melansir Antara:
1. Keripik Balado Christine Hakim
Keripik Balado Christine Hakim selalu menjadi destinasi wajib setiap wisatawan yang berkunjung ke Kota Padang. Usaha ini didirikan oleh Christine Hakim pada 1980. Ketika itu ia merintis usaha berjualan keripik balado bersama kakaknya. Hingga1990, Christine Hakim mulai membuka usahanya sendiri yang awalnya sebagai industri rumahan dengan modal terbatas.
Singkong yang digunakan untuk pengolahan usaha ini yaitu singkong dari Padang yang menurutnya lebih gurih dan kering setelah digoreng. Penggunaan minyak kelapa yang dipertahankan hingga kini. Hal ini bertujuan menghasilkan kesempurnaan keripik yang di goreng. Adapun varian rasa yang tersedia pada usaha ini yaitu balado, udang, durian dan keju. Itu semua terbebas dari penggunaan bahan pewarna. Selain keripik balado, disini juga tersedia keripik ubi bagulo, sagun bakar, rendang, paru dan berbagai keripik dan makanan lainnya.
Keripik Balado Christine Hakim berlokasi di Jalan Nipah no 38, Berok Nipah, kota Padang dan mulai beroperasi pukul 08.00 – 22.00 WIB.
2. Keripik Balado Shirley
Keripik Balado Shirley berdiri sejak 1994. Berawal dari dipasarkan rumah ke rumah, warung ke warung, kini menjadi salah satu pusat buah tangan unggulan Sumatera Barat.
Seperti namanya, usaha ini secara khusus menawarkan keripik balado sebagai sajian utama. Keripik balado terbuat dari bahan singkong ini memiliki rasa yang pedas dan merupakan cemilan khas Minang yang paling populer.
Selain keripik balado, disini juga bisa ditemukan berbagai macam produk lainnya, seperti keripik sanjai, rendang, opak lado, dakak dadu, lapan-lapan, kipang kacang, kacang balado, hingga bumbu makanan yang pastinya juga tak kalah lezat.
Keripik Balado Shirley ini berlokasi di jalan Gereja nomor 36, Belakang Tangsi, Kecamatan Padang Barat dengan jam operasional setiap hari pukul 07.30 – 21.00 WIB.
3. Rendang Asese
Berita Terkait
-
Kado Kemerdekaan dari Alam, Anak Gajah Sumatera Lahir di Sumsel
-
Harimau Sumatera Pemangsa Ternak Warga Berhasil Dievakuasi
-
BTN Gandeng Pemkot Padang, Perluas Layanan Dari KPR Hingga Digitalisasi Layanan Publik
-
Ketika Ruang Belajar Berubah Menjadi Tempat Kekerasan
-
Kasus Bom MAN 3 Padang, KemenPPPA Sebut Ada Indikasi Paparan Paham Radikal
Terpopuler
- Duduk Perkara Gibran Tipu Malaysia, Anwar Ibrahim Buka Suara Parlemen Bakal Usut
- Siapa Chika Yenalovy? Istri Kasespri Prabowo yang Jejak Digitalnya Misterius
- Harga Kulkas Mini 1 Pintu Termurah di Pasaran, Ini 3 Rekomendasinya Mulai Rp400 Ribuan
- Harga Sepeda Lipat Entry Level Terbaik Berapa? Ini 5 Rekomendasinya di Tahun 2026
- 3 HP Infinix Murah dengan Fast Charging 33W, Mulai Rp2 Jutaan
Pilihan
-
Rumor Jadi Kutu Loncat ke PSI, Ini Respon Menohok Dedi Mulyadi
-
Tokyo Diguncang Gempa 5,9 M: 37 Orang Terluka, Transportasi Terganggu
-
Jet Tempur Sukhoi TNI AU Tergelincir Nyaris Hantam Jalan Raya di Maros
-
KPK Tangkap Rektor Unsoed Akhmad Sodiq Terkait Dugaan Suap Penerimaan Mahasiswa Baru
-
Geger Sekaten Solo: Keributan Pecah, Adu Dorong hingga Ada yang Dipukul di Bangsal Pagongan
Terkini
-
Sumbar Kirim 2,1 Ton Rendang ke NTT
-
Kisah Haru PMI Yuni, BRI Pertemukan dengan Ibunya Setelah 10 Tahun Bekerja di Taiwan
-
BRImo Taiwan, Langkah BRI Dekatkan Layanan Kepada Pekerja Migran Indonesia
-
Alek Nagari Berpadu Teknologi, Pacuan Kuda Payakumbuh Tembus Standar Nasional
-
Dari Prompt hingga Strategi Bisnis, Buku Baru Dr. Dini Fronitasari Sasar Pelaku UMKM