- Peneliti senior AI Dr. Dini Fronitasari meluncurkan buku Strategi Scale-Up Bisnis di Jakarta pada 21 Agustus 2026.
- Buku tersebut menyediakan panduan praktis penggunaan prompt AI bagi pelaku UMKM tanpa memerlukan latar belakang pemrograman.
- Peluncuran buku ini bertujuan memperluas literasi AI guna meningkatkan produktivitas serta daya saing ekonomi nasional.
SuaraSumbar.id - Peneliti senior kecerdasan artifisial sekaligus teknopreneur Indonesia, Dr. Dini Fronitasari, S.T., M.T., IPU, ASEAN Eng., meluncurkan buku terbarunya. Buku berjudul berjudul Strategi Scale-Up Bisnis: Manfaatkan Prompt AI untuk Meraih Peluang Bisnis Potensial diluncurkan di Gramedia Jalma Melawai, kawasan Blok M, Jakarta Selatan, pada Jumat (21/8/2026).
Buku tersebut hadir di tengah perkembangan kecerdasan artifisial (AI) yang semakin pesat dan meningkatnya kebutuhan pelaku usaha untuk memanfaatkan teknologi secara praktis.
Buku ini tidak hanya membahas penggunaan AI, tetapi juga bagaimana pelaku usaha dapat mengarahkan teknologi tersebut untuk menghasilkan manfaat bisnis yang nyata.
Kehadiran berbagai unsur menunjukkan bahwa pemanfaatan AI bagi UMKM mulai dipandang sebagai bagian dari upaya meningkatkan produktivitas dan daya saing ekonomi Indonesia.
Berbeda dari buku teknologi yang banyak menggunakan istilah teknis, Strategi Scale-Up Bisnis dirancang sebagai panduan praktis yang dapat digunakan pelaku UMKM tanpa harus memiliki latar belakang pemrograman.
Melalui berbagai contoh prompt yang aplikatif, pembaca diperkenalkan pada pemanfaatan AI untuk mendukung berbagai kebutuhan bisnis.
Di antaranya penyusunan strategi usaha, pembuatan konten pemasaran, pemahaman konsumen, penghitungan biaya dan peluang usaha, pengelolaan persediaan, proses rekrutmen, hingga pengambilan keputusan.
"AI tidak seharusnya menjadi teknologi yang terasa jauh atau hanya dapat dimanfaatkan oleh perusahaan besar. Bagi UMKM, AI dapat berperan sebagai mitra berpikir, membantu pekerjaan yang sebelumnya membutuhkan banyak waktu, tenaga, dan biaya menjadi lebih cepat dan terarah," katanya.
Menurut Dini, efektivitas pemanfaatan AI tidak hanya bergantung pada kecanggihan platform yang digunakan, tetapi juga pada kemampuan pengguna dalam memberikan instruksi.
“Di era AI, jawaban menjadi semakin mudah diperoleh. Namun, kemampuan merumuskan pertanyaan yang tepat justru menjadi semakin bernilai. Jawaban boleh menjadi murah, tetapi pertanyaan yang berkualitas akan selalu mahal,” katanya.
Dini menekankan bahwa AI bukan ditujukan untuk menggantikan kreativitas, intuisi, dan pengalaman manusia. Sebaliknya, teknologi tersebut dapat berfungsi sebagai force multiplier yang memperkuat kemampuan pelaku usaha, terutama mereka yang menghadapi keterbatasan sumber daya.
"Bagi pelaku UMKM yang harus menjalankan berbagai peran sekaligus, mulai dari pemilik usaha, pemasar, administrator, pengelola keuangan hingga pengambil keputusan, AI dinilai dapat membantu mengurangi beban pekerjaan rutin," ungkapnya.
Dengan demikian, waktu dan energi pelaku usaha dapat lebih diarahkan pada inovasi, pelayanan pelanggan, serta pengembangan bisnis.
“AI tidak akan menggantikan pengusaha. Namun, pengusaha yang mampu memanfaatkan AI berpotensi menggantikan mereka yang memilih untuk tidak beradaptasi,” ujarnya.
Ia menilai keunggulan bisnis pada masa mendatang tidak hanya ditentukan oleh besarnya modal atau kepemilikan teknologi canggih.
Berita Terkait
-
KMC Ekspansi Bisnis, Bidik Pelayanan ke Segmen Lintas Generasi
-
Novel Dilizzy: Ketika Cinta, Luka dan Mimpi Terbentur Kasta serta Restu
-
Cara Agar Produk UMKM Bisa Masuk Minimarket hingga Supermarket
-
Pertamina SMEXPO "Pulang Kampung" ke Ngasem, Bawa 47 UMKM Makin Vokal
-
Taksiran Harga Booth untuk Jualan dari Galvalum, Cocok untuk UMKM yang Ingin Mulai Usaha
Terpopuler
- Dapat Warisan PR Karhutla, Menko Polkam Dudung Siap Terjun Langsung ke Lokasi
- 4 Rekomendasi Pelembap Viva untuk Kulit Kering, Bantu Perbaiki Skin Barrier
- Aliran Minyak di Selat Hormuz Sudah Normal, Mengapa Harga BBM Masih Mahal?
- Selamat Tinggal Kevin Diks, Cabut Lebih Cepat dari Skuad Timnas Indonesia Usai Juara
- 8 Sneakers Lokal Paling Nyaman dan Modis untuk Gaya Harian, Mulai Rp200 Ribuan
Pilihan
-
Polisi Dalami Dugaan Pemalsuan Suket Pendidikan Gibran
-
PDI Perjuangan: Gibran Lebih Baik Mundur dari Wapres
-
Satgas PKH Pamer Tumpukan Duit Rp13 Triliun Hasil Penyelamataan Keuangan Negara di Hadapan Prabowo
-
Nama Puan Disebut Jadi Pengganti Gibran, Begini Respons Ketua DPR
-
Disaksikan Andi Gani dan Perwakilan Buruh, DPR Resmi Sahkan RUU Perlindungan Ketenagakerjaan Jadi UU
Terkini
-
BRI Hadirkan Kartu Debit Khusus BRI Junio X MLBB, Ada Collectible Card dan Cashback
-
Jelang MotoGP Mandalika, BRI Peduli Dorong Kawasan Bersih dan Berkelanjutan Dengan "Yok Kita Gas"
-
PELOPOR 2026, BRI dan KPK Cetak Agen Perubahan Antikorupsi
-
BRI Dukung MotoGP Indonesia 2026, Perkuat Potensi Sport Tourism di Panggung Dunia
-
BRI Perkuat Dukungan untuk Kontingen Indonesia di Asian Games AichiNagoya 2026