Suhardiman
Jum'at, 22 Mei 2026 | 15:39 WIB
Ilustrasi pekerja wanita tersambar petir. (shutterstock)
Baca 10 detik
  • Tujuh pekerja wanita tersambar petir saat berteduh di pondok kebun sawit Desa Alai, Muara Enim, Kamis (21/5/2026).
  • Peristiwa nahas tersebut mengakibatkan satu orang pekerja berinisial RA meninggal dunia di lokasi kejadian saat bekerja.
  • Enam pekerja lainnya mengalami luka-luka dan saat ini sedang menjalani perawatan intensif di RSUD kota Prabumulih.

SuaraSumbar.id - Tujuh pekerja wanita di Muara Enim, Sumatera Selatan (Sumsel), tersambar petir saat berteduh di pondok kebun sawit.

Peristiwa terjadi di kebun sawit milik warga Desa Alai, Kecamatan Lembak, pada Kamis 21 Mei 2026.

Akibat kejadian itu, satu orang meninggal dunia. Sedangkan enam lainnya mengalami luka dan menjalani perawatan intensif di rumah sakit.

Korban meninggal dunia diketahui berinisial RA (35), warga Desa Alai Selatan, Kecamatan Lembak. Sementara enam korban lainnya adalah S (53), P (43), FF (30), O (26), EE (48), dan DA (26).

"Satu meninggal dunia dan enam orang masih menjalani perawatan intensif di RSUD Prabumulih," kata Kapolsek Lembak, Yopi Maswan, melansir sumselupdate, Jumat, 22 Mei 2026.

Yopi mengatakan kejadian berawal saat FF dan bersama enam rekannya bekerja membersihkan lahan sawit dengan sistem borongan.

Cuaca di lokasi tiba-tiba memburuk disertai hujan dan petir. Para pekerja itu lalu memutuskan berteduh di sebuah pondok yang berada di sekitar kebun sawit.

"Tak lama kemudian, petir menyambar pondok tempat mereka berlindung. Sambaran itu membuat para korban terpental dan sebagian besar pingsan di lokasi kejadian," ujarnya.

Korban yang masih sadar lalu meminta pertolongan kepada warga kebun sekitar. Warga kemudian bersama-sama mengevakuasi seluruh korban ke rumah sakit.

"RA dinyatakan meninggal dunia akibat sambaran petir," ucapnya.

Load More