SuaraSumbar.id - Sebanyak 125 ribu pelajar SD dan SMP di Kota Padang kembali mengikuti Pesantren Ramadhan. Kegiatan yang sempat terhenti di tahun 2020 karena pandemi Covid-19 itu, akan berlangsung sejak tanggal 9 hingga 29 April 2022.
Pesantren Ramadhan akan dipusatkan di 1.270 masjid dan musala. "Kegiatan pesantren Ramadhan ini adalah memindahkan proses belajar yang selama ini di sekolah ke masjid dan lebih fokus pada pelajaran agama," kata Wali Kota Padang, Hendri Septa di Padang, Senin (28/3/2022).
Menurut Hendri, pengawasan protokol kesehatan dalam Pesantren Ramadhan akan diawasi oleh guru masing-masing.
Materi pesantren Ramadhan mulai dari menghafal Alquran, zikir, kisah nabi dan sahabat dengan tema mewujudkan generasi yang tangguh berbudaya yang mencintai masjid.
Pesantren Ramadhan diikuti pelajar mulai dari kelas 4 sampai 6 SD dan kelas pelajar SMP kelas 7 hingga 9 dimulai selepas subuh hingga selepas zuhur.
Sementara bagi pelajar nonmuslim selama Ramadhan kegiatan belajar dialihkan ke tempat ibadah masing-masing.
Ia menyampaikan pesantren Ramadhan merupakan komitmen Pemkot Padang agar para pelajar senantiasa bisa mengamalkan ajaran agamanya.
"Ini adalah pelaksanaan ke 18 dan baru sekali tidak dilaksanakan pada 2020 karena ada pandemi Covid-19," katanya.
Dalam pelaksanaan Pemkot Padang bekerja sama dengan Universitas Islam Negeri Imam Bonjol Padang.
Baca Juga: Pedagang Bunga Rampai Mengais Rezki di Tengah Tradisi Ziarah Kubur Jelang Ramadhan di Kota Padang
Sementara dai Ustadz Abdul Somad yang turut hadir pada pencanangan tersebut menilai program pesantren Ramadhan merupakan salah satu yang bisa diwariskan kepada generasi muda saat ini oleh kepala daerah
"Saya sarankan kepada bupati, wali kota, gubernur, jabatan itu sebentar, paling lama dua periode maka buatkan program yang bisa diwariskan kepada anak cucu salah satunya pesantren Ramadhan," kata dia.
Ia menilai pelaksanaan Pesantren Ramadhan merupakan salah satu tradisi kebaikan yang bisa terus dilaksanakan.
"Para pelajar yang hari ini menjadi peserta Pesantren Ramadhan adalah generasi bangsa yang akan menjadi pemimpin di masa depan," katanya. (Antara)
Berita Terkait
-
Rawan Macet, Dishub Padang Tutup Jalan Simpang Pasar Baru
-
Kasus Korupsi Simpan Pinjam, Mantan Manajer Koperasi Syariah di Padang Segera Disidang
-
Polisi Gerebek Arena Judi Sabung Ayam di Padang, 4 Pria Ditangkap
-
Nasib Kusir Bendi di Padang yang Kian Miris, Kadang Pulang Tak Bawa Uang
-
Jelang Ramadhan, Harga Cabai Merah di Pasar Raya Padang Mulai Turun
Terpopuler
- Pemerintah Tutup Ruang Pembentukan Provinsi Luwu Raya, Kemendagri: Ikuti Moratorium!
- Warga Sambeng Borobudur Pasang 200 Spanduk, Menolak Penambangan Tanah Urug
- Cerita Eks Real Madrid Masuk Islam di Ramadan 2026, Langsung Bersimpuh ke Baitullah
- Sosok Arya Iwantoro Suami Dwi Sasetyaningtyas, Alumni LPDP Diduga Langgar Aturan Pengabdian
- Menkop Ferry Minta Alfamart dan Indomaret Stop Ekspansi Karena Mengancam Koperasi Merah Putih
Pilihan
-
SBY Sentil Doktrin Perang RI: Kalau Serangan Udara Hancurkan Jakarta, Bagaimana Hayo?
-
Kasus Pembakaran Tenda Polda DIY: Perdana Arie Divonis 5 Bulan, Hakim Perintahkan Bebas
-
Bikin APBD Loyo! Anak Buah Purbaya Minta Pemerintah Daerah Stop Kenaikan TPP ASN
-
22 Tanya Jawab Penjelasan Pemerintah soal Deal Dagang RI-AS: Tarif, Baju Bekas, hingga Miras
-
Zinedine Zidane Comeback! Sepakat Latih Timnas Prancis Usai Piala Dunia 2026
Terkini
-
Jadwal Imsakiyah Bukittinggi Selasa 24 Februari 2026, Ayo Sahur Tepat Waktu!
-
Jadwal Imsakiyah Kota Padang Selasa 24 Februari 2026, Cek Waktu Sahur hingga Berbuka!
-
CEK FAKTA: Viral Bantuan Dana untuk Masyarakat Non Muslim 2026 hingga Rp 2 Miliar, Benarkah?
-
Jalan Malalak Agam Belum Dibuka, Hanya Sepeda Motor Warga Lokal yang Boleh Melintas
-
Benarkah THR PNS 2026 Cair 26 Februari? Ini Besaran Nominalnya