Riki Chandra
Sabtu, 21 Februari 2026 | 20:20 WIB
Ilustrasi pepaya (Pexels/Any Lane)
Baca 10 detik
  • Buah dan sayur bantu pencernaan tetap lancar.
  • Pepaya dinilai paling cepat bantu cerna.
  • Konsumsi dibagi saat sahur dan berbuka.

SuaraSumbar.id - Menjalani ibadah puasa Ramadan membuat pola makan berubah. Atas dasar itu, buah dan sayur untuk lancarkan pencernaan saat puasa menjadi asupan penting agar tubuh tetap nyaman sepanjang hari.

Ahli gizi, Dr. Rita Ramayulis, DCN, M.Kes menekankan pentingnya konsumsi buah dan sayur saat sahur dan berbuka untuk menjaga kelancaran sistem cerna.

Menurut Rita, buah dan sayur untuk lancarkan pencernaan saat puasa merupakan sumber utama serat harian yang dibutuhkan tubuh selama berpuasa. Ia menjelaskan bahwa seluruh jenis buah dan sayur pada dasarnya efektif membantu fungsi saluran cerna.

“Semua buah dan semua jenis sayur itu efektif untuk membantu pencernaan lancar. Tetapi kalau dicari yang paling cepat membantu, pepaya termasuk yang baik karena mengandung enzim pencernaan,” kata Rita, dikutip dari Antara.

Menurutnya, buah dan sayur untuk lancarkan pencernaan saat puasa tidak hanya membantu mencegah sembelit, tetapi juga mendukung proses metabolisme tetap optimal meski frekuensi makan berkurang.

Berikut pilihan buah dan sayur yang disarankan:

1. Pepaya

Mengandung enzim alami yang membantu proses pemecahan makanan dan mempercepat kerja sistem pencernaan.

2. Alpukat

Mengandung lemak sehat yang mendukung fungsi cerna sekaligus memberi rasa kenyang lebih lama.

3. Buah Naga

Kaya serat dan air, kerap dikaitkan dengan kelancaran buang air besar dan bisa dikonsumsi saat sahur maupun berbuka.

4. Bayam

Termasuk sayuran hijau yang relatif mudah dicerna serta praktis diolah.

5. Wortel

Mudah dipadukan dengan berbagai menu utama dan mendukung kesehatan saluran cerna.

6. Labu Siam

Termasuk sayur buah yang baik untuk menjaga fungsi pencernaan selama Ramadan.

Rita menyarankan masyarakat membagi konsumsi buah dan sayur antara waktu sahur dan berbuka agar kebutuhan serat tetap tercukupi. Kombinasi buah, sayur, serta lauk berprotein hewani dan nabati dinilai membantu menjaga keseimbangan gizi. (Antara)

Load More