Cuaca Masih Belum Menentu, Warga Sumbar Tetap Waspada Bencana!

Kondisi cuaca di Sumatera Barat (Sumbar) masih sulit diprediksi. Atas dasar itu, masyarakat diminta untuk tetap meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi bencana alam.

Riki Chandra
Rabu, 07 Januari 2026 | 14:43 WIB
Cuaca Masih Belum Menentu, Warga Sumbar Tetap Waspada Bencana!
Kondisi Sungai Muaro Pisang Pasar Maninjau, Nagari Maninjau, Kecamatan Tanjung Raya, Kabupaten Agam, yang kering usai tertimbun material tanah longsor, Kamis (1/1/2026). [Dok. Antara]
Baca 10 detik
  • Cuaca Sumbar fluktuatif dan gubernur minta masyarakat tetap waspada bencana.
  • Hujan intensitas tinggi masih berpotensi terjadi beberapa bulan.
  • Pemerintah dan masyarakat diminta perkuat kesiapsiagaan bersama.

SuaraSumbar.id - Kondisi cuaca di Sumatera Barat (Sumbar) masih sulit diprediksi. Atas dasar itu, masyarakat diminta untuk tetap meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi bencana alam.

Gubernur Sumbar, Mahyeldi Ansharullah, mengatakan bahwa potensi bencana hidrometeorologi masih mengintai seiring cuaca yang belum sepenuhnya stabil di berbagai daerah.

Meski Sumbar telah melewati puncak musim hujan pada November dan Desember 2025, dinamika cuaca masih memungkinkan terjadinya hujan dengan intensitas tinggi dalam beberapa bulan ke depan.

Situasi ini dinilai berpotensi memicu bencana lanjutan apabila tidak diantisipasi secara serius oleh seluruh pihak.

“Cuaca ini belum sepenuhnya stabil. Karena itu, masyarakat tetap perlu waspada dan siaga,” ujar Mahyeldi, dikutip dari Antara, Rabu (7/1/2026).

Mahyeldi mengungkapkan bahwa berdasarkan kajian tim teknis, curah hujan dengan intensitas tinggi berpotensi memperburuk kondisi sungai yang mengalami pendangkalan. Selain itu, kerusakan tanggul serta fasilitas pengendali banjir juga menjadi faktor risiko yang dapat memperbesar dampak bencana jika Cuaca Sumbar kembali ekstrem.

Ia menekankan, kesiapsiagaan pemerintah tidak cukup hanya pada aspek teknis. Peran aktif masyarakat dinilai sangat penting dalam mengantisipasi potensi bencana hidrometeorologi. Salah satunya dengan rutin memantau informasi cuaca dan peringatan dini yang dikeluarkan oleh pihak berwenang, termasuk BMKG.

“Keselamatan masyarakat adalah yang utama. Edukasi dan kewaspadaan bersama sangat menentukan,” kata Mahyeldi.

Lebih lanjut, Gubernur meminta agar alur penyampaian informasi dari pemerintah provinsi hingga ke tingkat paling bawah dapat berjalan cepat dan jelas. Dengan demikian, masyarakat tidak mengalami kepanikan, namun tetap memiliki kesiapan menghadapi kemungkinan terburuk akibat Cuaca Sumbar yang fluktuatif.

Menurut Mahyeldi, koordinasi lintas sektor menjadi kunci untuk menekan risiko bencana. Dengan kewaspadaan dan kesiapsiagaan bersama, dampak yang ditimbulkan oleh cuaca ekstrem diharapkan dapat diminimalkan, baik terhadap keselamatan warga maupun kerusakan infrastruktur.

FGD tersebut diketahui dihadiri oleh seluruh unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Provinsi Sumatera Barat. Para bupati dan wali kota mengikuti kegiatan secara daring, bersama Forkopimda kabupaten/kota serta perwakilan berbagai instansi dan kementerian terkait.

Turut hadir perwakilan Pengadilan Tinggi, BMKG, PLN, Balai Pelaksanaan Jalan Nasional, Balai Wilayah Sungai, Balai Cipta Karya bidang air minum, Bappenas, serta satuan kerja dan UPT balai di bawah Kementerian Pekerjaan Umum dan Kementerian Perumahan dan Permukiman. Seluruh pihak sepakat pentingnya sinergi menghadapi tantangan Cuaca Sumbar ke depan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Seberapa Sehat Jam Tidurmu Selama Bulan Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika Kelas 6 SD Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Paling Cocok Jadi Takjil Apa saat Buka Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis: Jajal Seberapa Jawamu Lewat Tebak Kosakata Jatuh
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tebak Jokes Bapak-bapak, Cek Seberapa Lucu Kamu?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 20 Soal Matematika Kelas 9 SMP Materi Statistika dan Peluang
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 20 Soal Bahasa Indonesia Kelas 9 SMP dengan Kunci Jawaban dan Penjelasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Fiksi dan Eksposisi dengan Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 20 Soal Matematika Kelas 6 SD Materi Geometri dan Pengukuran Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

Terkini