Hari Keempat, Mertua-Menantu Hanyut di Sungai Deras, Belum Ditemukan

Berdasarkan keterangan masyarakat, keduanya terseret arus saat menyeberangi sungai setelah pulang dari kebun durian, ungkap Alpriyendri.

Bernadette Sariyem
Rabu, 15 Januari 2025 | 19:09 WIB
Hari Keempat, Mertua-Menantu Hanyut di Sungai Deras, Belum Ditemukan
Ilustrasi hanyut. (Pixabay/AndreOrtolan)

SuaraSumbar.id - Pencarian terhadap dua warga yang hanyut di aliran Sungai Batang Kambang, Nagari Kambang Utara, Kecamatan Lengayang, Kabupaten Pesisir Selatan, memasuki hari keempat pada Rabu (15/1/2025).

Hingga saat ini, kedua korban, yang merupakan mertua dan menantu, belum ditemukan.

Peristiwa tragis ini terjadi pada Minggu (12/1/2025) pukul 17.30 WIB. Camat Lengayang, Alpriyendri, menjelaskan bahwa kedua korban dilaporkan hanyut saat menyeberangi sungai sepulang dari ladang durian.

Debit air sungai yang meningkat akibat hujan diduga menjadi penyebab keduanya terseret arus.

Baca Juga:Pulang Cari Durian Berujung Maut, Satu Orang Hilang Terseret Arus Sungai

“Berdasarkan keterangan masyarakat, keduanya terseret arus saat menyeberangi sungai setelah pulang dari kebun durian,” ungkap Alpriyendri.

Kasi Operasi Kantor SAR Padang, Hendri, menyatakan pencarian telah dilakukan oleh tim SAR gabungan dengan menyisir sepanjang 10 kilometer dari lokasi awal ke arah hilir sungai. Namun, hingga pencarian hari keempat, hasilnya masih nihil.

“Pencarian dimulai sejak pagi hari bersama BPBD, masyarakat, dan aparat setempat. Hasilnya masih belum menemukan tanda-tanda keberadaan korban,” ujar Hendri.

Upaya pencarian menjadi semakin kompleks karena bersamaan dengan dua kasus orang hanyut lainnya di wilayah Sumatera Barat.

Salah satunya adalah korban bernama Riki (35), yang dilaporkan hanyut di Nagari Sungai Sirah, Kecamatan Silaut, pada Selasa (14/1/2025).

Baca Juga:Lansia Hanyut di Sungai Deras Sumbar, Pencarian Hari Kedua Nihil

Koordinator Unit Siaga SAR Pesisir Selatan, Anggi Prayoga, menyebutkan bahwa tim pencarian terpaksa dibagi untuk menangani beberapa kejadian secara bersamaan.

“Tim dibagi menjadi dua, sebagian fokus di Kecamatan Lengayang, dan sebagian lainnya di Kecamatan Silaut,” jelas Anggi.

Kabid Kedaruratan dan Logistik BPBD Kabupaten Pesisir Selatan, Defrisiswardi, menjelaskan bahwa medan pencarian yang sulit menjadi tantangan tersendiri.

“Tim SAR gabungan melakukan penyisiran hingga sejauh 10 kilometer, tetapi arus sungai yang deras dan medan yang sulit memperlambat proses pencarian,” katanya.

Masyarakat berharap kedua korban segera ditemukan. Operasi pencarian akan terus dilanjutkan hingga ada perkembangan lebih lanjut.

Kejadian ini menjadi pengingat akan bahaya menyeberangi sungai saat debit air meningkat, terutama di musim hujan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Seberapa Sehat Jam Tidurmu Selama Bulan Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

Terkini