Geger di Merangin! Pasutri Asal Sumbar Meninggal Gantung Diri, Diduga Akibat Tekanan Hidup

Dugaan sementara mengarah pada masalah pribadi atau tekanan tertentu yang mereka hadapi.

Bernadette Sariyem
Minggu, 15 Desember 2024 | 14:26 WIB
Geger di Merangin! Pasutri Asal Sumbar Meninggal Gantung Diri, Diduga Akibat Tekanan Hidup
Ilustrasi garis polisi di lokasi kejadian bunuh diri.

SuaraSumbar.id - Warga Desa Sungai Ulak, Merangin, Jambi, digegerkan dengan penemuan jasad pasangan suami istri (pasutri) di sebuah rumah kontrakan pada Rabu (11/12) sore.

Pasutri yang diketahui berinisial SD (44) dan IR (43) berasal dari Sumatera Barat (Sumbar) dan baru satu bulan menetap di Merangin.

Menurut keterangan Kasi Humas Polres Merangin, Iptu Ruly, keduanya ditemukan dalam kondisi tergantung di dapur rumah kontrakan.

Di lokasi kejadian, polisi menemukan secarik surat wasiat yang diduga ditinggalkan oleh pasutri tersebut.

Baca Juga:Kejati Sumbar Sita Aset Tersangka Korupsi Proyek Tol Padang-Pekanbaru, Total Kerugian Negara Rp 27 Miliar

“Di dekat mayat ditemukan surat wasiat yang berisi permintaan maaf kepada orang tua mereka, serta permohonan agar keduanya dimakamkan dalam satu liang lahat,” ujar Iptu Ruly, Sabtu (14/12/2024).

Penemuan mayat pertama kali dilaporkan oleh seorang tetangga yang hendak menghidupkan mesin air.

Tetangga tersebut melihat keduanya tergantung dan segera memeriksa kondisi mereka.

Setelah memastikan bahwa pasutri itu telah meninggal dunia, ia melaporkan kejadian tersebut kepada pihak kepolisian.

Petugas segera datang ke lokasi untuk mengevakuasi jenazah ke RSUD Kolonel Abundjani Bangko.

Baca Juga:Kunjungan Wisatawan Sumbar Capai 14,66 Juta Selama 2024, Diklaim Lampaui Target!

Berdasarkan hasil pemeriksaan awal, tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban, sehingga diduga kuat keduanya meninggal akibat bunuh diri.

Surat wasiat yang ditinggalkan oleh pasutri itu berbunyi:
“Permohonan maaf kami tuk (untuk) Amak-Abak. Kami ingin di kubur di liang yg sama sebagai permintaan terakhir.”

Hingga berita ini diterbitkan, pihak kepolisian masih mendalami motif dari tindakan tragis tersebut.

Dugaan sementara mengarah pada masalah pribadi atau tekanan tertentu yang mereka hadapi.

Kejadian ini meninggalkan duka mendalam bagi keluarga korban, khususnya orang tua mereka yang menjadi tujuan surat wasiat tersebut.

Polisi mengimbau masyarakat untuk lebih peka terhadap kondisi psikologis orang-orang di sekitar agar peristiwa serupa dapat dicegah di masa mendatang.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

Terkini