Debat Calon Wali Kota Padang 2024: Adu Strategi Ekonomi dan Pembangunan Berkelanjutan

Ia menegaskan bahwa pembangunan di Padang harus berkelanjutan, dengan fokus pada investasi yang ramah lingkungan.

Chandra Iswinarno
Senin, 07 Oktober 2024 | 14:05 WIB
Debat Calon Wali Kota Padang 2024: Adu Strategi Ekonomi dan Pembangunan Berkelanjutan
Ilustrasi : Pilkada 2024. ANTARA/ANTARA.

Maigus Nasir, calon wakilnya, menambahkan bahwa pengelolaan pasar harus diubah menjadi lebih modern dan nyaman, bukan hanya sebagai tempat jual beli, tetapi juga sebagai destinasi wisata bagi warga.

“Pasar harus menjadi tempat yang nyaman dan menarik, sehingga masyarakat tertarik datang untuk berbelanja sekaligus berekreasi,” kata Maigus.

Muhammad Iqbal (Pasangan Nomor Urut 02) lebih menyoroti masalah keamanan dan kebersihan kota sebagai kunci utama untuk menarik investor dan wisatawan. Menurutnya, Padang harus menciptakan lingkungan yang aman dan bebas dari premanisme serta parkir liar.

“Kota yang bersih dan aman adalah syarat utama bagi pertumbuhan ekonomi. Jika kita tidak bisa menjaga ketertiban, bagaimana kita bisa berharap orang mau berinvestasi atau berkunjung?” tegasnya.

Baca Juga:Pilkada Padang: Dari Aplikasi Jodoh Hingga Rumah Healing, Ini Jurus Atasi Kekerasan pada Perempuan dan Anak

Ia juga menambahkan bahwa sektor pertanian dan perikanan tidak boleh diabaikan, karena merupakan pilar utama ekonomi Padang.

Wakilnya, Amasrul, menyebutkan perlunya peningkatan teknologi bagi nelayan agar hasil tangkapan lebih maksimal dan bisa bersaing di pasar nasional.

“Pertanian dan perikanan harus menjadi prioritas. Kita akan mendukung nelayan agar bisa meningkatkan hasil tangkapan mereka dengan teknologi yang lebih baik,” ungkap Amasrul.

Hendri Septa (Pasangan Nomor Urut 03), yang juga petahana, menekankan keberhasilannya selama masa jabatan dalam meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) dan mendorong sektor Meeting, Incentive, Convention, Exhibition (MICE) di Padang.

Ia mengklaim bahwa Padang telah menjadi salah satu tujuan utama untuk berbagai kegiatan berskala besar yang mampu mendongkrak perekonomian lokal.

Baca Juga:KPU Padang Panjang Libatkan Guru Beri Pendidikan Politik Bagi Pemilih Pemula di Pilkada 2024

“Kami sudah menyiapkan Padang untuk menjadi kota MICE yang mendatangkan banyak investasi. Selama masa jabatan saya, kita berhasil menyelenggarakan acara besar yang menghasilkan perputaran uang hingga Rp 26 miliar dalam lima hari,” ungkapnya.

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

News

Terkini