Rekondisi Jalan Lembah Anai Bantu Turunkan Inflasi di Sumatera Barat

Pembukaan jalur Lembah Anai telah memperlancar distribusi barang dan turut menekan biaya logistik, jelasnya.

Chandra Iswinarno
Senin, 05 Agustus 2024 | 12:31 WIB
Rekondisi Jalan Lembah Anai Bantu Turunkan Inflasi di Sumatera Barat
Pengerjaan jalan Lembah Anai. [Dok.Istimewa]

SuaraSumbar.id - Pembukaan kembali jalur Lembah Anai telah memberikan dampak positif terhadap perkembangan inflasi di Sumatera Barat, dengan beberapa kabupaten dan kota mengalami deflasi pada Juli 2024.

Hal ini diumumkan oleh Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Sumatera Barat, Mohamad Abdul Majid Ikram, yang menyoroti penurunan harga komoditas pangan sebagai penyumbang utama deflasi.

Deflasi di Sumatera Barat terutama dipicu oleh penurunan harga dalam kelompok makanan, minuman, dan tembakau, yang mencatat deflasi sebesar -3,34 persen (mtm) dengan andil deflasi -1,14 persen (mtm).

"Kelompok komoditas seperti cabai merah, bawang merah, dan daging ayam ras menjadi dominan dalam kontribusi deflasi," ungkap Ikram.

Baca Juga:Perbaikan Jalan Lembah Anai Padang-Bukittinggi Percepat Pertumbuhan Ekonomi Sumbar, Ini Kata BI

Menurut Ikram, penurunan harga ini terjadi akibat peningkatan pasokan dari dalam dan luar daerah, serta efisiensi biaya logistik yang didorong oleh operasional kembali jalan nasional utama Padang-Bukittinggi via Padangpanjang.

“Pembukaan jalur Lembah Anai telah memperlancar distribusi barang dan turut menekan biaya logistik,” jelasnya.

Selain itu, deflasi juga didorong oleh kelompok transportasi yang mengalami penurunan harga, khususnya tarif angkutan udara.

Di sisi lain, inflasi yang lebih tinggi di sektor pendidikan, yang mencapai 1,03 persen (mtm), bertahan karena kenaikan biaya pendidikan yang sesuai dengan momentum tahun ajaran baru.

Kabupaten Pasaman Barat tercatat mengalami deflasi tertinggi sebesar -1,74% (mtm) pada bulan Juli, menunjukkan perbaikan yang signifikan dari inflasi sebesar 0,10% (mtm) yang tercatat pada bulan sebelumnya.

Baca Juga:Tegas! Pengendara Dilarang Keras Berhenti Saat Melintas di Lembah Anai Padang-Bukittinggi, Ini Kata Polisi

Sementara itu, Kota Padang dan Kabupaten Dharmasraya juga mencatatkan deflasi masing-masing sebesar -0,87% dan -1,52%.

Ikram menambahkan, Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) Sumatera Barat terus berkomitmen untuk mengendalikan inflasi di kisaran target 2,5±1% (yoy).

“Kami terus berupaya memperkuat koordinasi dan mengimplementasikan program pengendalian inflasi pangan secara lebih efektif, yang kami harap dapat mendukung pertumbuhan ekonomi yang inklusif dan berkelanjutan di Sumatera Barat,” tutupnya.

Kontributor : Rizky Islam

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Cocok Kamu Jadi Orang Kaya? Tebak Logo Merek Branded Ini
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: iPhone Seri Berapa yang Layak Dibeli Sesuai Gajimu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Andai Kamu Gabung Kabinet, Cocoknya Jadi Menteri Apa?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Masuk ke Dunia Disney Tanpa Google, Bisakah Selamat?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kalau Hidupmu Diangkat ke Layar Lebar, Genre Film Apa yang Cocok?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kira-Kira Cara Kerjamu Mirip dengan Presiden RI ke Berapa?
Ikuti Kuisnya ➔
Checklist Mobil Bekas: 30 Pertanyaan Pemandu pas Cek Unit Mandiri, Penentu Layak Beli atau Tidak
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Mental Health Check-in, Kamu Lagi di Fase Apa?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pilih Jenis Motor Favorit untuk Tahu Gaya Pertemanan Kamu di Jalanan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Gibran Rakabuming Raka?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA: 15 Soal Matematika Kelas 9 SMP dan Kunci Jawaban Aljabar-Geometri
Ikuti Kuisnya ➔

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

Terkini