Arab Latin: Nawaitul ghusla liraf'il hadatsil akbari minal janabati fardhan lillahi ta'ala.
Artinya: "Aku niat mandi untuk menghilangkan hadats besar dari janabah, fardhu karena Allah ta'ala."
Tata Cara Mandi:
Langkah-langkah mandi wajib dan sunnah sebelum Ramadan meliputi mencuci tangan, membersihkan kotoran atau najis pada tubuh, berwudhu, dan kemudian menyiramkan air ke seluruh badan dengan niat yang telah dibaca.
Penting untuk memastikan air mengalir ke seluruh bagian tubuh, termasuk lipatan kulit dan pangkal rambut.
Baca Juga:Udah Mau Puasa Ramadan 1445H, Ini Panduan Lengkap Tata Cara Mandi Wajib
Doa Setelah Mandi Wajib:
Setelah mandi wajib, disunnahkan untuk membaca doa, mengucap syahadat, dan memohon kepada Allah agar dijadikan sebagai orang yang bertaubat dan suci.
أَشْهَدُ أَنْ لاَ إِلَهَ إِلاَّ اللَّهُ وَحْدَهُ لاَ شَرِيكَ لَهُ وَأَشْهَدُ أَنَّ مُحَمَّدًا عَبْدُهُ وَرَسُولُهُ اللَّهُمَّ اجْعَلْنِى مِنَ التَّوَّابِينَ وَاجْعَلْنِى مِنَ الْمُتَطَهِّرِينَ
Arab Latin: Asyhadu an laa ilaha illallahu wahdahu laa syarika lahu, wa asyhadu anna Muhammadan abduhu wa Rasuluhu, allahumma-jalni minattawwabina, wajalni minal mutathahirrina.
Artinya: "Aku bersaksi tiada Tuhan selain Allah dan tidak ada yang sekutu bagi-Nya. Dan aku bersaksi bahwa Nabi Muhammad adalah hamba-Nya dan utusan-Nya. Ya Allah jadikanlah aku orang yang ahli taubat, dan jadikanlah aku orang yang suci."
Waktu Pelaksanaan:
Mandi besar sunnah sebelum Ramadan dilakukan setiap malam di bulan puasa, sedangkan mandi wajib dapat dilakukan hingga akhir waktu subuh.
Baca Juga:Tata Cara Mandi Wajib Pria, Lengkap dengan Bacaan Niat Mandi Junub!
Kontributor : Rizky Islam