Detik-detik Venna Melinda Kabur dari Kamar Hotel Setelah Babak Belur Dianiaya Ferry Irawan

Detik-detik Venna Melinda melarikan diri setelah dianiaya Ferry Irawan sampai babak belur, menjadi perhatian publik terutama penikmat berita dunia selebriti.

Chandra Iswinarno
Sabtu, 14 Januari 2023 | 16:51 WIB
Detik-detik Venna Melinda Kabur dari Kamar Hotel Setelah Babak Belur Dianiaya Ferry Irawan
Venna Melinda usai terjadi KDRT [Foto: Istimewa]

SuaraSumbar.id - Detik-detik Venna Melinda melarikan diri setelah dianiaya Ferry Irawan sampai babak belur, menjadi perhatian publik terutama penikmat berita dunia selebriti.

Sejak dilaporkan Venna Melinda ke Polda Jawa Timur awal pekan ini, Ferry Irawan sudah ditetapkan sebagai tersangka kasus kekerasan dalam rumah tangga alias KDRT.

Polisi telah melakukan pemeriksaana TKP tempat dimana Venna Melinda disiksa hingga babak belur oleh Ferry Irawan.

Penyidik juga telah mengamankan sampel darah beserta CCTV dari lokasi kejadian.

Baca Juga:Ferry Irawan Kerap Paksa Venna Melinda Berhubungan Badan: Iya Bi Kalau Sehat Saya Mau...

Setelah mengalami insiden KDRT, Venna Melinda akhirnya berani untuk mengungkap mengenai perkara yang terjadi dan dialaminya hingga mendapat siksa dari Ferry Irawan.

Dengan didampingi oleh kuasa hukumnya, Hotman Paris, Venna Melinda buka suara untuk menceritakan secara detail.

"Waktu berdarah begitu banyak, aku mau ambil handphone, handphone aku ditarik sama dia, aku mau ambil telepon hotel, telepon aku juga ditarik," ujar Venna Melinda dikutip dari YouTube KH INFOTAINMENT, Sabtu (14/1/2023).

"Kemudian aku berhasil keluar, Qadarullah, Allah yang membuat aku bisa lari sedemikian kencengnya aku keluar ke koridor hotel," sambungnya.

Setelah keluar dari kamar hotel, ibu Verrel Bramasta itu segera berteriak dengan kencang di sepanjang lorong koridor hotel agar ada yang mendengar teriakannya.

Baca Juga:Nasihat Pedas Hotman Paris ke Ferry Irawan dan Pelaku KDRT: Kalau Sudah Tak Suka Istrimu Jangan Dianiaya

Tapi tidak ada satupun yang mendengar hingga akhirnya dia bertemu dengan salah satu staf hotel di depan lift dan dia segera meminta bantuan.

"Aku minta-minta tolong, enggak ada yang nolongin, hanya sampai di depan lift itu, aku ketemu sama mbak-mbak bagian kebersihan, dia kaget melihat aku berdarah-darah," curhatnya.

"Pada saat itu Ferry menyuruh mbaknya mundur, makanya mbaknya mundur juga, tapi sebelum mundur saya bilang “Mbak tolong panggil polisi” Habis itu aku kembali ke kamar, aku ambil handphone, kemudian dia dorong lagi aku ke tembok," sambungnya.

"Di situ aku tatap matanya, aku bilang 'Inget Fer kamu punya ibu perempuan, kamu punya adik perempuan,' di situ lah dia seperti akhirnya tersadar, pupil matanya berubah,” tuturnya.

“Di situ lah aku ada kesempatan ambil handphone, kemudian aku asal mencet dan yang kepencet video call dan mas Didi, Ketua DPD Perindo yang bisa melihat darah aku waktu itu, karena dia satu-satunya orang yang ngangkat,” pungkasnya.

Kontributor : Rizky Islam

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

Lifestyle

Terkini