PKB Mau Jadikan Anies Cawapres Muhaimin, Syaratnya Bawa Partai

Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) membuka peluang memasangkan Muhaimin Iskandar dengan Anies Baswedan sebagai Capres dan Cawapres 2024.

Riki Chandra
Senin, 13 Juni 2022 | 20:43 WIB
PKB Mau Jadikan Anies Cawapres Muhaimin, Syaratnya Bawa Partai
Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan bertemu Ridwan Kamil Gedung Pakuan, Senin, 6 Juni 2022, dalam rangka takziah atau meyampaikan belasungkawa. [Ayobandung.com/Gelar Aldi S]

SuaraSumbar.id - Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) membuka peluang memasangkan Muhaimin Iskandar dengan Anies Baswedan sebagai Capres dan Cawapres 2024. Hal itu terbuka setelah mendengarkan saran dan masukan para kia.

Meski begitu, PKB menilai Anies lebih cocok melanjutkan kepemimpinan di DKI Jakarta.

Wakil Ketua Umun PKB Jazilul Fawaid menganggap usulan dari kiai itu sebagai motivasi. Sebab, diakui Jazilul, PKB tidak bisa mengusung pasangan capres dan cawapres sendirian lantaran perolehan suara di bawah ambang batas.

"Kemarin saya mendapatkan pesan dari seorang kiai agar berpasangan Gus Muhaimin dengan Anies, InsyaAllah menang. Tapi kan itu motivasi ya, karena kan fakta politiknya kita masih kurang," kata Jazilul, dikutip dari Suara.com, Senin (13/6/2022).

Baca Juga:Anies Baswedan: Formula E Mengecewakan Bagi Orang-orang yang Pesimis Bisa Terjadi

PKB mungkin memberikan pengecualian untuk bisa mendukung Anies sebagai cawapres Muhaimin, apabila memang Anies dapat menarik minat partai untuk mengisi kekurangan suara partai berlambang sembilan bintang.

"Kecuali, Pak Anies membawa partai 10 persen, misalkan. Nah itu bisa langsung. Kan, Pak Anies juga belum jelas mau partai apa? Istilahnya, bawa tiket apa?" kata Jazilul.

Sebelumnya, Jazilul mengunggah gambar Muhaimin Iskandar dan Anies Baswedan yang dipasangkan sebagai capres dan cawapres di Instagram.

Melalui akun @jazilulfawaid_real, Jazilul mengunggah foto yang bertuliskan capres dan cawapres Muhaimin-Anies dari Koalisi Semut Merah antara PKB dan PKS.

"Bersatu untuk umat. Bismillah," tulis Jazilul dikutip Suara.com.

Baca Juga:Rara Pawang Hujan Tak Ngefans Anies Baswedan, Ungkap Alasan Tak 'Ganggu' Formula E

Jazilul menjelaskan bahwa apa yang menjadi unggahannya itu bukan merupakan sinyal bahwa PKB dan PKS telah memutuskan pasangan capres dan cawapres untuk Muhaimin-Anies. Ia mengemukakan, usulan memasangkan Cak Imin dan Anies itu merupakan suara dari ulama atau kiai.

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

News

Terkini