Calon Gubernur DKI Jakarta Diklaim Wajib Berpasangan dengan Tokoh NU, Ini Kata Pengamat

Pengamat politik Moh Sholeh Basyari menyebutkan bahwa calon Gubernur DKI Jakarta pada Pilkada 2024 wajib berpasangan dengan tokoh dari Nahdlatul Ulama (NU).

Riki Chandra
Rabu, 18 Mei 2022 | 07:15 WIB
Calon Gubernur DKI Jakarta Diklaim Wajib Berpasangan dengan Tokoh NU, Ini Kata Pengamat
Ilustrasi Pilkada. [Shutterstock]

SuaraSumbar.id - Pengamat politik Moh Sholeh Basyari menyebutkan bahwa calon Gubernur DKI Jakarta pada Pilkada 2024 wajib berpasangan dengan tokoh dari Nahdlatul Ulama (NU).

"Setidaknya ada tiga alasan kenapa wakilnya harus dari NU," kata Sholeh, Selasa (17/5/2022).

Hal itu disampaikannya terkait dengan wacana mantan Wali Kota Tangerang Selatan Airin Rachmi Diany yang ingin pimpin DKI Jakarta.

Setelah pembubaran FPI, kata dia, warna Islam Betawi kembali ke habitat aslinya yakni NU. Kedua, Betawi dan NU adalah kekuatan utama sosial kemasyarakatan warga DKI. Ketiga, dengan mengambil unsur NU, lanskap politik yang dibangun Airin sebangun dengan komposisi suprastruktur politik nasional, yakni perpaduan nasionalis-nahdiyin.

Baca Juga:Didukung NU Jakarta Utara jadi Gubernur DKI, Airin: Mohon Doanya

Direktur Eksekutif Center For Strategic on Islamic and International Studies (CSIIS) itu mengungkapkan sejumlah tokoh NU yang menyiapkan diri masuk gelanggang Pilkada DKI Jakarta, antara lain, Ketua PWNU DKI Syamsul Maarif, Deputi 4 KSP Juri Ardiantoro, dan Wakil Ketua Umum PBNU Nusron Wahid.

Sebelumnya, politikus Partai Gerindra DKI Muhammad Taufik meminta keluarga besar Pengurus Cabang NU Jakarta Utara untuk mendoakan mantan Wali Kota Tangerang Selatan Airin Rachmi Diany agar bisa memimpin Jakarta pada periode berikutnya.

"Mohon doanya agar Airin bisa pimpin Jakarta," kata Wakil Ketua DPRD Provinsi DKI Jakarta 2014—2022 ini saat hadir pada halalbihalal Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Jakarta Utara, Minggu (15/5).

Taufik mengakui selama ini beberapa kali calon Gubernur DKI Jakarta yang dibawanya ke Jakarta Utara selalu memenangi pemilihan kepala daerah (pilkada).

"Pak Anies mulai dari Jakarta Utara, Pak Jokowi ditenteng dari Jakarta Utara, itu semua jadi, betul tidak. Saya bagian menenteng, Jokowi saya tenteng, Pak Anies saya tenteng, dan sekarang Ibu Airin," kata Taufik. (Antara)

Baca Juga:Hina Anies Baswedan dengan Rasisme, Tokoh NU Sebut Ruhut Sitompul Menjijikan dan Kelewat Batas

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

Terkini

Tampilkan lebih banyak