alexametrics

Pilihan Terpopuler News Lifestyle Indeks

Gempa Bumi Magnitudo 6,7 di Banten Rusak Sejumlah Rumah Warga Pandeglang

Riki Chandra Jum'at, 14 Januari 2022 | 18:21 WIB

Gempa Bumi Magnitudo 6,7 di Banten Rusak Sejumlah Rumah Warga Pandeglang
Rumah warga Pandeglang rusak akibat guncangan gempa. [Dok.BNPB)

Sejumlah rumah warga di Kecamatan Sumur dan Kecamatan Munjul, Kabupaten Pandeglang, dilaporkan rusak akibat gempa bumi magnitudo 6,7.

SuaraSumbar.id - Sejumlah rumah warga di Kecamatan Sumur dan Kecamatan Munjul, Kabupaten Pandeglang, dilaporkan rusak akibat gempa bumi magnitudo 6,7 yang mengguncang wilayah Banten, Jumat (14/1/2021) pukul 16.05 WIB.

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Pandeglang melaporkan, gempa bumi dirasakan kuat selama 4-5 detik di Kecamatan Sumur dan Kecamatan Mandalawangi, Kabupaten Pandeglang, Banten. Warga sempat berhamburan ke luar rumah saat merasakan kuatnya guncangan.

"Selain itu, beberapa rumah warga di Kecamatan Sumur dan Kecamatan Munjul Kabupaten Pandeglang, mengalami kerusakan di bagian atap dan teras rumah," ungkap Plt. Kepala Pusat Data, Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, Abdul Muhari dalam keterangan pers, dikutip dari Covesia.com - jaringan Suara.com.

Guncangan gempa bumi juga dirasakan hingga wilayah Ibu Kota Jakarta dan sekitarnya. Beberapa warga maupun pegawai kantor sempat berhamburan keluar gedung untuk menyelamatkan diri saat terjadi gempabumi.

Baca Juga: BMKG Mutakhirkan Kekuatan Gempa Banten dari M 6,7 Jadi M 6,6

BPBD Kabupaten Cianjur juga melaporkan bahwa guncangan gempa juga sempat dirasakan di wilayah Kabupaten Cianjur dan sekitarnya. BPBD Kabupaten Lampung Barat juga melaporkan hal yang sama, bahwa guncangan gempa bumi dirasakan hingga 2-3 detik di wilayah Kabupaten Lampung Barat.

Hingga saat ini, BPBD Kabupaten Pandeglang, BPBD Provinsi DKI Jakarta, BPBD Kabupaten Cianjur dan Kabupaten Lampung Barat tengah melakukan kaji cepat dan berkoordinasi dengan instansi terkait. Belum ada laporan mengenai jatuhnya korban jiwa dan kerugian materiil masih dalam proses pendataan.

Baca Juga

Komentar

Berita Terkait