facebook

Pilihan Terpopuler News Lifestyle Indeks

Jabatan Pangkostrad Masih Kosong, Panglima TNI Bantah Tarik-menarik Kepentingan

Riki Chandra Jum'at, 14 Januari 2022 | 17:22 WIB

Jabatan Pangkostrad Masih Kosong, Panglima TNI Bantah Tarik-menarik Kepentingan
Panglima TNI Jenderal Andika Perkasa meninjau vaksinasi anak usia 6-11 tahun di SD Plebengan, Sidomulyo, Bambanglipuro, Bantul pada Jumat (31/12/2021). (SuaraJogja.id/Rahmat Jiwandono)

Panglima TNI, Jenderal Andika Perkasa menegaskan tidak ada tarik-menarik kepentingan dalam pemilihan Panglima Komando Jabatan Strategis Angkatan Darat (Pangkostrad).

SuaraSumbar.id - Panglima TNI, Jenderal Andika Perkasa menegaskan tidak ada tarik-menarik kepentingan dalam pemilihan Panglima Komando Jabatan Strategis Angkatan Darat (Pangkostrad) yang jabatannya telah kosong selama 2 bulan.

"Kalau tarik-menarik enggak ada, ini kan menyiapkan konsep ini secara keseluruhan," kata Andika, Jumat (14/1/2022).

Menurut Andika, dalam penunjukan perwira tinggi TNI sebagai pejabat oleh Dewan Kepangkatan dan Jabatan Tinggi (Wanjakti) dahulu dan sekarang berbeda.

Andika mengatakan, pihaknya tengah menyusun untuk memilih perwira tinggi yang akan mengisi jabatan lain di organisasi TNI.

Baca Juga: Jabatan Pangkostrad 2 Bulan Kosong, Panglima TNI Jenderal Andika Perkasa Beber Penyebabnya

"Wanjakti kali ini itu agak berbeda karena apa? Karena kami ingin mewujudkan jabatan-jabatan yang memang sudah ada legalitasnya sejak 2019," ujar Andika.

Jabatan baru tersebut tertuang dalam Peraturan Presiden Nomor 66 Tahun 2019 tentang Struktur Organisasi TNI yang terbit pada bulan Oktober.

Dalam Pepres Nomor 66 Tahun 2019 itu ada beberapa jabatan, termasuk di antaranya ada 28 jabatan tambahan baru yang belum direalisasikan, antara lain pembentukan Komando Armada Republik Indonesia di bawah Angkatan Laut yang dipimpin oleh perwira bintang tiga, bintang dua, dan seterusnya.

"Ada total 14 jabatan perwira tinggi," katanya menerangkan.

Organisasi baru tersebut, lanjut Andika, juga ada di Angkara Udara bernama Komando Operasi Udara Nasional.

Baca Juga: Panglima TNI Jenderal Andika Bakal Umumkan Sosok Pangkostrad Anyar Dalam Waktu Dekat

"Nah, ini juga dikepalai oleh perwira tinggi bintang tiga dengan total 12 perwira tinggi," ujarnya.

Baca Juga

Komentar

Berita Terkait