facebook

Pilihan Terpopuler News Lifestyle Indeks

Kalahkan Said Aqil Siradj, Gus Yahya Pimpin PBNU Periode 2021-2026

Riki Chandra Jum'at, 24 Desember 2021 | 11:12 WIB

Kalahkan Said Aqil Siradj, Gus Yahya Pimpin PBNU Periode 2021-2026
Gus Yahya vs Kiai Said [Foto: Istimewa]

KH Yahya Cholil Staquf resmi terpilih menjadi Ketum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) periode 2021-2026.

SuaraSumbar.id - KH Yahya Cholil Staquf resmi terpilih menjadi Ketum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) periode 2021-2026, setelah mengalahkan KH Said Aqil Siradj lewat sistem voting atau pemungutan suara dalam Muktamar ke-34 NU di Bandar Lampung, Jumat (24/12/2021).

Gus Yahya menang setelah unggul dengan perolehan 337 suara dari muktamirin atau peserta muktamar yang terdiri dari Pengurus Wilayah (PWNU) dan Pengurus Cabang (PCNU) se Indonesia.

"548 suara yang masuk untuk al mukarram KH Said Aqil Siradj 210, untuk KH Yahya Cholil Staquf 337 dan 1 suara batal," kata salah satu panitia sidang pleno, dikutip dari Suara.com, Jumat (24/12/2021).

Kedua kandidat sebelumnya terpilih mejadi bakal calon ketum usai melewati penyaringan usulan para muktamirin. Kedua kandidat itu diminta untuk melakukan musyawarah mufakat.

Baca Juga: Muktamar NU: Gus Yahya Resmi Terpilih Jadi Ketua Umum PBNU

Namun, hal itu tidak menemui kata mufakat. Akhirnya, keduanya direkomendasikan ke Rais Aam PBNU terpilih untuk ditimbang. Rais Aam menyerahkan kedua kandidat itu melanjutkan dengan sistem voting.

Sebelumnya, Sidang pleno ke V atau proses pemilihan ketua umum PBNU dalam Muktamar NU ke-34 di Universitas Lampung akhirnya memunculkan dua kandidat calon ketua umum untuk maju dalam putaran kedua. Dua nama itu adalah Said Aqil Siradj dan Yahya Cholil Staquf.

Hasil itu diketahui berdasarkan proses pemungutan suara usulan para muktamirin atau peserta muktamar untuk mendorong figur menjadi bakal calon ketum.

Berdasarkan pemungutan suara itu diketahui Khatib Aam PBNU Yahya Cholil atau Gus Yahya mendapat dukungan menjadi bakal calon sebanyak 327 suara. Sementara di posisi kedua membuntuti Ketua Umum PBNU petahan yakni Said Aqil dengan dukungan 203 suara.

"Setelah penghitungan bakal calon kita sudah mengetahui bersama bahwa yg pertama bapak KH Yahya Cholil Staquf memperoleh suara 327. Kemudian yang kedua bapak KH Said Aqil Siradj mendapatkan suara 203," kata salah pimpinan sidang pleno di Unila, Jumat (24/12/2021) pagi.

Baca Juga: Detik-detik Pemungutan Suara Caketum NU Berakhir, Gus Yahya Cium Tangan Said Aqil

Sementara itu ada 3 nama figur sebenarnya yang diusulkan untuk jadi bakal calon ketum hanya saja hanya memperoleh suara di bawah syarat. Yakni Kiai As'ad Said Ali mendapat dukungan 17 suara, kemudian Kiai Marzuki Mustamar 2 suara, dan Ramadan 1 suara.

Baca Juga

Komentar

Berita Terkait