facebook

Highlight Terpopuler News Lifestyle Indeks

Disuntik Vaksin Tahap Pertama, Jubir Satgas Covid-19 Sumbar Kini Terpapar Corona

Riki Chandra Kamis, 15 Juli 2021 | 17:50 WIB

Disuntik Vaksin Tahap Pertama, Jubir Satgas Covid-19 Sumbar Kini Terpapar Corona
Juru Bicara Satgas Covid-19 Sumbar Jasman Rizal. [Dok.Antara]

"Ini hasil swab PCR saya yang ke-62 kali di luar antigen," katanya.

SuaraSumbar.id - Juru Bicara (Jubir) Satgas Covid-19 Sumatera Barat (Sumbar) Jasman Rizal terpapar virus corona. Kabar itu diumumkan langsung oleh Jasman di grub WhatsApp Jurnalis Pemprov Sumbar, Kamis (15/7/2021).

"Kawan-kawan sekalian, dengan ini kami sampaika bahwa hasil PCR saya tadi telah keluar dan terkonfirmasi positif terinfeksi corona. Mohon doa, kiranya kami segera sembuh," tulis Jasman mengumumkan.

Kepala Dinas Kominfotik Sumbar ini merupakan salah satu penerima suntik vaksin tahap pertama di Sumbar pada tanggal 14 Januari 2021 lalu.

"Ini hasil swab PCR saya yang ke-62 kali di luar antigen," katanya.

Baca Juga: Izet Pemalak Sopir Truk di Padang Dijerat Pasal Pungli, Terancam 9 Tahun Penjara

Jasman mengaku melakukan tes swab lantaran kontak erat dengan seseorang pada tanggal 11 Juli 2021. Saat itu, Jasman sedang melakukan pengecekan lapangan soal ketersediaan oxygen, tempat tidur dan lain-lain untuk pelaksanaan PPKM Darurat di Kota Padang bersama rombongan OPD lainnya.

"Hari Selasa badan saya mulai meriang, kepala sakit. Hari Rabu malam mulai batuk-batuk dan flu ringan dan saya berkeyakinan sangat bahwa saya telah terpapar Covid-19," tuturnya.

Kamis pagi (15/7/2021), Jasman mengaku badannya sudah mulai segar kembali. Dia pun memastikan dirinya terpapar Covid-19 atau tidak lewat PCR.

"Kalaulah memang saya positif Covid-19, artinya pengaruh vaksin sangat luar biasa. Saya termasuk orang pertama di Sumbar yang di vaksin," katanya.

Dia menyimpulkan bahwa dengan divaksin, kalaupun terpapar hanya akan bergejala ringan dan seperti flu dan batuk biasa.

Baca Juga: Usai Diciduk Polisi, Izet Pemalak Sopir Truk di Padang Minta Maaf

"Mungkin isolasi mandiri saja karena gejala ringan," tuturnya.

Baca Juga

Komentar

Berita Terkait