alexametrics

Pilihan Terpopuler News Lifestyle Indeks

Arab Saudi Izinkan Ibadah Umrah Saat Ramadan, Ini Syaratnya

Riki Chandra Selasa, 06 April 2021 | 13:15 WIB

Arab Saudi Izinkan Ibadah Umrah Saat Ramadan, Ini Syaratnya
Pemandangan dari udara menunjukkan kompleks Masjidil Haram di kota suci Mekkah, selama hari pertama Umrah, pada Minggu (4/10/2020). [AFP]

Pemerintah Arab Saudi memastikan izin ibadah umrah saat Ramadan tahun ini diberikan kepada orang-orang yang telah menjalani vaksin Covid-19 atau sudah divaksinasi.

SuaraSumbar.id - Kementerian Haji dan Umrah Arab Saudi akan kembali mengizinkan pelaksanaan ibadah umrah dan kunjungan ke Masjidil Haram dan Masjid Nabawi pada bulan suci Ramadan 2021.

Pemerintah Arab Saudi memastikan izin ibadah umrah saat Ramadan tahun ini diberikan kepada orang-orang yang telah menjalani vaksin Covid-19 atau sudah divaksinasi.

Pemberian izin umrah dan salat di Masjidil Haram serta berkunjung ke Masjid Nabawi mulai tanggal 1 Ramadan 1442 H bagi orang-orang yang sudah divaksinasi sesuai dengan ketentuan di aplikasi (Tawakkalna) untuk kategori imunisasi.

Ketentutan tersebut sesuai sumber dari Kementerian Haji dan Umrah Arab Saudi, sebagaimana dilansir dari Antara, Selasa (6/4/2021).

Baca Juga: 1 Ramadan Nanti, Arab Saudi Buka Izin Umrah Tapi Khusus yang Sudah Divaksin

Kategori imunisasi yaitu seseorang yang mendapat dua dosis vaksin Covid-19. Kemudian, seseorang yang setelah 14 hari menerima dosis pertama vaksin Covid-19 serta yang sembuh dari infeksi.

Izin pemesanan untuk menunaikan ibadah umrah, shalat dan kunjungan harus melalui aplikasi (Eatmarna) dan (Tawakkalna), karena waktu yang tersedia dan kapasitas operasional tetap berpegang pada tindakan kehati-hatian.

Kemudian, menunjukkan izin dan memverifikasi keabsahannya melalui aplikasi (Tawakkalna), langsung dari rekening penerima.

Kementerian Haji dan Umrah menegaskan bahwa platform utama dan terakreditasi untuk mendapatkan izin adalah melalui aplikasi (Eatmarna) dan (Tawakkalna), serta memperingatkan terhadap kampanye dan situs palsu.

Selain itu, selama Ramadhan, Kementerian Haji dan Umrah meningkatkan kapasitas operasional Masjidil Haram dengan tetap mematuhi semua tindakan pencegahan yang dikeluarkan oleh otoritas terkait. (Suara.com)

Baca Juga: Arab Saudi Izinkan Ibadah Umrah Saat Ramadhan, Ini Syarat dan Ketentuannya

Baca Juga

Komentar

Berita Terkait