Proyek Abrasi Pantai Dana BNPB di Padang Ancam Keselamatan Warga

"Yang nakal yang punya quarry. Kasihan sama sopir truk, padahal truk tidak punya ombeng. Tapi isinya cuma 4 sampai 5 buah batu besar," katanya.

Riki Chandra
Rabu, 17 Maret 2021 | 18:37 WIB
Proyek Abrasi Pantai Dana BNPB di Padang Ancam Keselamatan Warga
Truk bak terbuka pengangkut batu-batu besar untuk proyek abrasi pantai Padang. [Dok.Klikpositif.com]

Terpisah, Direktur PT Prada Karya Utama, Bakhril Sony menyebut akan memberitahu petugas lapangan untuk menutup bak truk tersebut saat mengangkut batu-batu besar.

"Saya kasih tahu orang lapangan agar di tutup bak truknya," katanya melalui pesan WhatsApp.

Untuk diketahui, pengerjaan proyek tanggul laut (seawal) di Pantai Padang itu bersumber dari Dana Siap Pakai (DSP) BNPB. Proyek ini dijadwalkan selesai tanggal 21 Maret 2021.

Proyek abrasi Pantai Padang ini bernilai Rp 9,4 miliar. Sedangkan pelaksananya PT. Prada Karya Utama dengan Konsultan Pengawas CV. Ultimate Konsultan.

Penenangan abrasi Pantai Padang menjadi perhatian serius Kepala BNPB, Doni Monardo. Ada tiga paket penanganan abrasi di Padang dengan anggaran sebesar Rp 19 miliar.

Baca Juga:Tebalkan Iman, Anggota Polisi Agam Tadarusan Setiap Pagi di Masjid Polres

Tiga titik itu adalah penganganan darurat abrasi Pantai Padang Padang kawasan Tugu Merpati Perdamaian, kawasan Masjid Al Hakim dan Pantai Pasir Jambak.

Tiga titik ini mendapatkan perhatian dari BNPB karena berkaitan langsung dengan rumah ibadah, objek wisata dan masyarakat.

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

News

Terkini