SuaraSumbar.id - Harga emas perhiasan dan emas padu di Pasar Raya Padang, Sumatera Barat, terus mengalami lonjakan sejak awal tahun 2025. Saat ini, harga emas perhiasan mencapai Rp 3.650.000 per 2,5 gram, sementara emas padu dijual dengan harga Rp 3.800.000 per 2,5 gram.
Menurut Sales Emas Murni Pasar Raya Padang, Ayu, harga emas bahkan bisa mengalami kenaikan dua kali dalam sehari.
"Kalau turun pun hanya sekitar Rp 10 ribu, setelah itu naik lagi. Penyebabnya karena nilai dolar dan kondisi ekonomi global," ujarnya, Senin (17/2/2025).
Sementara itu, salah satu pedagang emas mengatakan bahwa harga emas sudah meningkat secara bertahap dalam sebulan terakhir.
Emas perhiasan yang sebelumnya dijual Rp 3.400.000 per 2,5 gram, kini naik menjadi Rp 3.500.000. Sedangkan emas padu yang awalnya seharga Rp 3.700.000 per 2,5 gram, kini naik menjadi Rp 3.750.000.
"Dalam sebulan, harga emas sudah naik sekitar Rp 300 ribu. Meski naik, tetap ada yang membeli dan ada juga yang menjual," kata dia.
Meskipun harga emas terus melonjak, daya beli masyarakat tetap tinggi. Banyak yang memanfaatkan kenaikan harga ini untuk menjual emas mereka, sementara sebagian lainnya tetap membeli emas sebagai investasi jangka panjang.
Para pedagang emas di Pasar Raya Padang memprediksi bahwa harga emas masih berpotensi naik dalam beberapa waktu ke depan, tergantung pada kondisi ekonomi global dan nilai tukar rupiah terhadap dolar AS.
Bagi masyarakat yang ingin membeli emas, disarankan memantau harga secara berkala agar bisa mendapatkan harga terbaik sebelum terjadi lonjakan lebih lanjut.
Baca Juga: Pasangan Nongkrong Jadi Target! 2 Pemeras di Khatib Sulaiman Diciduk Polisi
Kontributor : Rizky Islam
Berita Terkait
-
Pasangan Nongkrong Jadi Target! 2 Pemeras di Khatib Sulaiman Diciduk Polisi
-
Hujan Deras, Pohon Raksasa Tumbang di Padang, Jalan Sungai Pisang Tertutup
-
Ombudsman Temukan Ratusan Ijazah Siswa Ditahan di Sekolah-Sekolah di Padang
-
Tambang Ilegal Gunung Sarik: Berkas Lengkap, 1 Tersangka Hadapai 5 Tahun Penjara
-
Kontroversial: Tuntutan 6 Tahun, Hasilnya Bebas! Vonis Doni Rahmad Sumulo Picu Tanya Publik
Terpopuler
- Mengapa Pertalite Mau Dihapus?
- Tak Ikut Aksi Bareng Mahasiswa di Bundaran HI Hari Ini, Said Iqbal Ungkap Alasan Buruh
- Apa Itu Sepatu Hybrid? Ini 5 Rekomendasi Buatan Lokal Terbaik dan Serbaguna
- Kaki Masih Pegal Setelah Lari? Ini 5 Sepatu Recovery Run Lokal dengan Review Terbaik
- Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
Pilihan
-
Aliansi Rakyat Memanggil Kritik Sederet Program Pemerintah, Tuntut Prabowo-Gibran Lengser
-
Hasil Piala Dunia 2026: Hajar Paraguay, Start Sempurna Amerika Serikat
-
Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
-
Thamrin Lumpuh Total, Massa Aksi Mengular hingga Dukuh Atas Hingga Jumat Malam
-
Ngotot Mau Demo di Bundaran HI Meski Dihadang Aparat, Mahasiswa: Istana dan DPR Tak Mendengar Kami!
Terkini
-
Buyback Rp500 Miliar Digelar Hingga September 2026, BRI Pastikan Modal Tetap Solid
-
Petani di Pulau Simeulue Aceh Tunda Penanaman Padi, Kenapa?
-
Heboh Teror 'Pocong Begal' di Solok, Polisi Bilang Hoaks
-
JEMBATAN Soroti Persekusi Mahasiswa di PNJ dan UNP: Kampus Harus Jadi Ruang Aman Bebas Diskriminasi
-
Mau Mendaki Gunung? Ini Panduan yang Wajib Anda Ketahui