- Petani di Desa Lataling, Kabupaten Simeulue, menunda masa tanam padi akibat lahan pertanian mengeras karena kemarau panjang.
- Kondisi kekeringan yang berlangsung selama satu bulan terakhir tersebut menyulitkan proses pengolahan lahan sawah bagi para petani.
- Pemerintah Kabupaten Simeulue berupaya membantu petani melalui pemberian pompa air, pembangunan embung, serta pengajuan bantuan irigasi yang memadai.
SuaraSumbar.id - Petani di Desa Lataling, Kecamatan Teupah Selatan, Kabupaten Simeulue, Aceh, menunda masa tanam padi. Hal ini karena dampak musim kemarau yang membuat lahan pertanian mengeras dan sulit ditanami padi.
Salah seorang petani Marni (48) mengatakan kondisi kekeringan ini sudah terjadi sejak satu bulan terakhir ini.
"Kekeringan ini sudah terjadi satu bulan terakhir ini, lahan persawahan kering dan retak sehingga untuk di olah saja sulit apalagi di tanami padi," katanya, melansir Antara, Minggu, 7 Juni 2026.
Akibat kekeringan ini dirinya dan sejumlah petani di desa itu terpaksa harus menunda masa tanam yang seharusnya saat ini sudah dilaksanakan.
"Untuk sementara terpaksa harus ditunda untuk penanaman padi karena tidak bisa mengolah lahan," ujar Marni.
Kepala Desa Lataling Rajuin mengatakan dirinya telah berupaya untuk mengajukan bantuan untuk pembuatan saluran irigasi persawahan yang memadai di desa itu. Namun, hingga saat ini usulan yang disampaikan belum terealisasi.
"Lahan sawah kami di sini kalau ada hujan baru bisa diolah, tetapi kalau kemarau terpaksa ditunda pengolahannya karena akan mengering," ucap Rajuin.
Plt Kadis Pertanian dan Pangan Kabupaten Simeulue Kasirman mengatakan pihaknya membantu petani mengatasi kekeringan sawah, sehingga menunda masa tanam padi.
"Kami berupaya membantu petani mengatasi kekeringan areal persawahan di beberapa wilayah di Kabupaten Simeulue," ucapnya.
Baca Juga: 12 Sekolah di Aceh Tengah Masih Belajar di Tenda Darurat
Menurutnya, penanganan kekeringan sawah di antara dengan memberikan bantuan mesin pompa. Selain itu, pemerintah juga membangun embung di beberapa areal hulu sawah di beberapa wilayah di Kabupaten Simeulue.
Selain penanganan kekeringan, kata dia, Pemkab Simeulue juga terus berupaya memberikan bantuan pada petani, baik peralatan pertanian modern, pembuatan irigasi, dan juga bantuan pertanian lainnya.
"Bapak Bupati Simeulue juga terus berusaha dengan melakukan lobi-lobi ke pemerintah provinsi dan pusat untuk kemajuan pertanian di Kabupaten Simeulue," kata Kasirman.
Berita Terkait
Terpopuler
- Masuk Red Notice Interpol, Erick Soedjasa Ditangkap Bareskrim di Bandara Juanda
- Skandal Biksu Thailand Viral: Dana Kuil Rp46 M Raib, Emas 16 Kg Disita hingga Rekaman Tak Senonoh
- Arti Weton Bumi Kapetak Menurut Primbon Jawa: Karakter Tangguh dan Tahan Banting Menuju Sukses
- Berapa Harga Oven Mini? Cek 9 Rekomendasi Merek Berkualitas dan Kisarannya
- 8 Cara Mudah Membersihkan Panci Gosong dan Berkerak agar Kembali Kinclong
Pilihan
-
Cucu Diduga Bunuh Nenek di Palembang, Pelarian Pelaku Hanya Bertahan 50 Menit
-
Pakar UNS Soroti Pemangkasan Anggaran Kebencanaan: Negara Kita Suka Kejadian Dulu Baru Dikaji!
-
Catat! Jadwal Resmi Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026: Lawan Malaysia di SUGBK
-
Rp11 Triliun Disiapkan untuk Isi Rekening Massal, Seorang Dapat Berapa?
-
Harusnya Bisa Kenyang dan Sehat, 230 Siswa di Pati Malah Keracunan Usai Santap MBG
Terkini
-
5 Tahun Holding Ultra Mikro, Perkuat Ekosistem UMKM
-
Raih Penghargaan, BRI Dorong Transformasi Digital Lewat BRImo Taiwan
-
DPLK BRI Tegaskan Komitmen ESG Lewat Raihan Kehati ESG Award 2026
-
Dukung Arahan Prabowo, BRI Siap Perluas Rekening Perbankan Masyarakat
-
BRI Multiguna Pre-Approved, Pembiayaan Praktis Bagi Nasabah Terpilih