Suhardiman
Selasa, 28 April 2026 | 13:06 WIB
Ilustrasi Pemkot Padang Panjang Hibah Rp 3 Miliar untuk Pemulihan Aceh. (Unsplash/Mufid Majnun)
Baca 10 detik
  • Pemkot Padang Panjang menghibahkan dana Rp3 miliar untuk membantu proses pemulihan pascabencana di Provinsi Aceh pada April 2026.
  • Dana bantuan tersebut bersumber dari penyisihan tambahan Transfer ke Daerah yang diterima dari pemerintah pusat tahun 2026.
  • Bantuan ini bertujuan mendukung pemenuhan logistik serta perbaikan fasilitas umum agar percepatan pemulihan daerah terdampak segera terwujud.

SuaraSumbar.id - Pemerintah Kota (Pemkot) Padang Panjang, Sumatera Barat, menghibahkan dana sebesar Rp3 miliar untuk membantu pemulihan pascabencana di Provinsi Aceh.

Bantuan tersebut sebagai merupakan bentuk kepedulian dan solidaritas antardaerah terhadap masyarakat yang terdampak bencana.

Wali Kota Padang Panjang, Hendri Arnis mengatakan, dana hibah bersumber dari penyisihan tambahan Transfer ke Daerah (TKD) tahun 2026 yang diterima dari pemerintah pusat.

"Dari total tambahan TKD sebesar Rp79,01 miliar, sebagian dialokasikan untuk membantu Aceh, sementara sisanya digunakan untuk mendukung program pembangunan serta penanganan pascabencana di daerah setempat," katanya melansir Antara, Selasa, 28 April 2026.

Menurutnya, langkah tersebut juga mencerminkan semangat gotong royong yang menjadi nilai penting dalam menghadapi bencana di Indonesia.

“Ketika satu daerah mengalami musibah, maka daerah lain memiliki tanggung jawab moral untuk turut membantu. Ini adalah semangat kebersamaan yang harus terus kita jaga,” ujarnya.

Ia berharap bantuan tersebut dapat dimanfaatkan untuk memenuhi kebutuhan mendesak, seperti penyediaan logistik, perbaikan fasilitas umum, serta mendukung percepatan pemulihan pascabencana.

Hendri juga menyampaikan harapan agar masyarakat Aceh diberikan kekuatan dan ketabahan dalam menghadapi cobaan, serta proses pemulihan dapat berjalan dengan baik dan cepat.

Load More