- Masyarakat Kota Solok dihebohkan oleh kabar kemunculan teror pocong begal yang tersebar luas melalui media sosial.
- Polres Solok Kota memastikan berita tersebut adalah hoaks setelah melakukan penyelidikan dan tidak menemukan bukti kejadian.
- Polisi mengimbau warga tetap tenang serta saat ini sedang menelusuri akun penyebar informasi tidak benar tersebut.
SuaraSumbar.id - Masyarakat Kota Solok, Sumatera Barat, sempat dihebohkan dengan kabar mengenai kemunculan "pocong begal" yang disebut-sebut mendatangi rumah warga pada malam hari.
Informasi tersebut dengan cepat menyebar melalui berbagai platform media sosial dan menimbulkan keresahan di tengah masyarakat, khususnya di Kelurahan Tanah Garam, Kecamatan Lubuk Sikarah.
Namun, Polres Solok Kota memastikan bahwa kabar tersebut tidak benar atau hoaks. Setelah melakukan penyelidikan dan pengecekan langsung di lapangan, petugas tidak menemukan adanya kejadian sebagaimana yang beredar di media sosial.
"Kami pastikan hoaks. Tidak ada sama sekali teror pocong seperti informasi yang tersebar di media sosial,” kata Kasat Reskrim Polres Solok Kota Iptu Daslucky Okyusran, melansir Antara, Minggu, 7 Juni 2026.
Pihaknya mengimbau masyarakat agar tidak mudah mempercayai informasi yang belum terverifikasi, terutama yang berasal dari media sosial atau sumber tidak resmi.
Ia juga meminta warga tetap tenang dan beraktivitas seperti biasa serta tidak menyebarkan informasi yang belum jelas kebenarannya.
"Jika ada kejadian mencurigakan, segera laporkan melalui layanan 110 atau ke kantor kepolisian terdekat," ujarnya.
Selain itu, Polres Solok Kota saat ini tengah menelusuri akun media sosial yang menyebarkan informasi tersebut untuk dilakukan klarifikasi.
“Sedang kami data akun-akun yang menyebarkan informasi tidak benar tersebut untuk dimintai klarifikasi," jelasnya.
Tim Satreskrim Kota Solok juga terus melakukan patroli. Namun jika sekiranya warga menemukan hal-hal yang mencurigakan bisa langsung dilaporkan.
Berita Terkait
-
Berita Hoaks, Nama Menkeu Suahasil Nazara Disebut dalam Isu Korupsi Rp500 Triliun
-
Sebut Pemantauan di Gunung Merapi Paling Lengkap, Pakar Bandingkan dengan di Daerah Pelosok
-
Bukan Cuma Hoaks, 7.908 Loker Luar Negeri Fiktif Jadi Ancaman di Ruang Digital
-
Sahabat Literasi Dorong Minat Baca Siswa Sekolah Rakyat Solok
-
Erupsi Anak Krakatau, Menkomdigi Minta Warga Saring Informasi Sebelum Sebarkan
Terpopuler
- Bagaimana Cara Cek NIK Terindikasi Judol atau Tidak? Begini Langkah Mudahnya
- 25 Ribu Penerima Bansos di Sulsel Terindikasi Judol
- Status Terbaru Anak Purbaya: Mafia Ancam Presiden Dibalik Pemecatan Bapak, Ada Foto Raja Juli
- Khofifah dan Emil Hadiri Pameran Tunggal Lukisan SBY, Apresiasi Karya Presiden ke-6 RI
- Titik Terang Kabar Pernikahan Andre Taulany dan Amanda Rigby, KUA: Surat Rekomendasi Sudah Masuk
Pilihan
-
Usut Dugaan Korupsi KSO Pertamina EP, Kejagung Geledah Kantor Setda hingga Bapenda Kota Bekasi
-
Mekkah Diserang Houthi, Kemlu Minta WNI Hati-hati di Arab Saudi
-
Dari Aceh hingga Nusa Tenggara, Membaca Peta Ancaman Megathrust Indonesia
-
Kabar Buruk dari Italia: Jay Idzes Cedera 30-35 Hari Absen Bela Timnas Indonesia
-
Purbaya Ogah Bicara Panjang Saat Sertijab Menkeu ke Suahasil: Terima Kasih Semua
Terkini
-
Jangan Lewatkan Promo BRI Kartu Kredit untuk Jus Buah Boost, Diskon 25% dengan Tap to Pay
-
BRI Raih Indonesia Sports Industry of the Year 2026
-
Ingin Pensiun Nyaman? Siapkan Dana Sejak Dini lewat BRI DPLK di BRImo
-
45 Kuda Raih Podium di IHR Merdeka Cup 2026, Disaksikan 18.000 Pengunjung
-
Inilah Cerita Tentang Dewi Natalia, Mantri BRI yang 15 Tahun Lawan Rentenir dan Dukung Pedagang