- Bulog Kanwil Aceh memastikan stok beras sebanyak 65 ribu ton aman untuk memenuhi kebutuhan masyarakat hingga awal tahun 2027.
- Penyediaan stok dilakukan dengan menyerap hasil panen petani melalui mitra resmi di 23 kabupaten dan kota wilayah Aceh.
- Cadangan beras tersebut digunakan untuk program bantuan pangan, stabilisasi harga SPHP, serta pemenuhan kebutuhan darurat saat terjadi bencana.
SuaraSumbar.id - Persediaan beras Aceh tahun 2026 dipastikan dalam kondisi aman. Bulog menyatakan stok beras mencapai 65 ribu ton dan mampu memenuhi kebutuhan masyarakat hingga awal 2027.
Pemimpin Wilayah Perum Bulog Kanwil Aceh, Budi Sultika, menegaskan bahwa stok beras tersimpan di gudang Bulog tersebar di 23 kabupaten/kota dan berada dalam kondisi aman.
“Persediaan yang ada tersebut tentu akan terus bertambah, karena kami saat ini terus menyerap hasil panen milik petani melalui mitra Bulog yang tersebar di seluruh daerah," katanya, melansir Antara, Kamis, 23 April 2026.
Persediaan beras yang ada di gudang bulog merupakan hasil panen padi milik petani yang dibeli melalui mitra perusahaan sesuai dengan harga yang telah ditetapkan pemerintah yakni Rp6.500 per kilogram untuk gabah kering panen (GKP).
Budi merincikan persediaan beras yang ada tersebut untuk memenuhi kebutuhan bantuan pangan dari pemerintah, beras program stabilisasi pasokan dan harga pangan (SPHP) dan bencana serta program lainnya.
“Kami terus memastikan persediaan beras di gudang yang tersebar di 23 kabupaten/kota dalam kondisi aman dan mampu untuk memenuhi kebutuhan untuk beberapa bulan ke depan,” ujarnya.
Pihaknya berharap kepada seluruh masyarakat di Tanah Rencong tidak perlu khawatir terhadap persediaan beras, karena stok yang ada sangat cukup untuk memenuhi permintaan di pasaran.
“Kami juga terus melakukan pemantauan harga di pasar dan jika terjadi gejolak, kami juga terus mengoptimalkan distribusi beras SPHP ke pasar tradisional di Aceh guna memberikan kemudahan bagi masyarakat membeli beras dengan harga terjangkau,” katanya.
Berita Terkait
-
Bulog Pastikan Beras Bantuan di Bangkalan Diganti Sebelum Disalurkan, Komitmen Jaga Kualitas Bantuan
-
Bulog Gelontorkan Beras SPHP & Percepat Penyaluran Bantuan Pangan untuk Jaga Stabilitas Harga Beras
-
Beras Mahal Menjerit, Beli Rokok Sanggup: Ironi Prioritas Keluarga Indonesia
-
Sekolah Belum Pulih, Ujian Siswa SDN Alue Lhok Digelar di Tenda Darurat
-
Rencana 750 Batalyon Teritorial Tuai Penolakan, Peneliti Soroti Ancaman Militerisasi Sipil
Terpopuler
- Prabowo Timbang Chatib Basri Gantikan Purbaya, Senin Disebut Bakal Ada Reshuflle Kabinet
- Purbaya Disebut Bakal Jadi Gubernur BI, Prabowo Sedang Timbang Chatib Basri Jadi Menkeu
- Mathew Baker Masih Dianggap Milik Australia meski Dipanggil Timnas Indonesia Senior
- Sinyal Penggulingan '98 Jilid 2' Menguat, Cuma PDIP dan Habib Rizieq yang Bisa Selamatkan Prabowo?
- 5 Bedak Padat Mengandung SPF, Praktis untuk Touch Up Sekaligus Lindungi Kulit dari Matahari
Pilihan
-
Lucky Hakim Dinobatkan Sebagai Bupati Terbaik, Wakilnya Malah Jadi Tersangka
-
Dasco Pagi-pagi Kumpulkan Menkeu Purbaya dan Gubernur BI di DPR, Evaluasi Ekonomi
-
Purbaya Disebut Bakal Jadi Gubernur BI, Prabowo Sedang Timbang Chatib Basri Jadi Menkeu
-
Prabowo Timbang Chatib Basri Gantikan Purbaya, Senin Disebut Bakal Ada Reshuflle Kabinet
-
Tersangka Korupsi MBG Sony Sonjaya Ajukan Diri Jadi Justice Collaborator, Siap Ungkap Pihak Lain
Terkini
-
Petani di Pulau Simeulue Aceh Tunda Penanaman Padi, Kenapa?
-
Heboh Teror 'Pocong Begal' di Solok, Polisi Bilang Hoaks
-
JEMBATAN Soroti Persekusi Mahasiswa di PNJ dan UNP: Kampus Harus Jadi Ruang Aman Bebas Diskriminasi
-
Mau Mendaki Gunung? Ini Panduan yang Wajib Anda Ketahui
-
Kunjungan Wisatawan ke Sumbar April 2026 Menurun, Hotel Berbintang Justru Catat Kenaikan Hunian