- Jumlah kunjungan wisatawan mancanegara ke Sumatera Barat melalui Bandara Internasional Minangkabau menurun 3,99 persen selama April 2026.
- Pergerakan wisatawan nusantara ke wilayah Sumatera Barat tercatat mengalami penurunan signifikan sebesar 32,52 persen pada April 2026.
- Tingkat penghunian kamar hotel berbintang meningkat menjadi 45,82 persen meskipun jumlah kunjungan wisatawan ke Sumatera Barat secara keseluruhan menurun.
SuaraSumbar.id - Sektor pariwisata Sumatera Barat (Sumbar) mengalami perlambatan pada periode April 2026. Berdasarkan data BPS Sumbar, jumlah kunjungan wisatawan mancanegara (wisman) yang masuk melalui Bandara Internasional Minangkabau (BIM) tercatat sebanyak 5.730 kunjungan.
"Jumlah ini turun sebesar 3,99 persen dibandingkan Maret 2026 yang mencapai 5.968 kunjungan," kata kata Kepala BPS Sumbar Nurul Hasanudin, melansir Antara, Kamis, 4 Juni 2026.
Secara kumulatif total kunjungan wisman yang datang melalui BIM sepanjang Januari hingga April 2026 mencapai 22.375 kunjungan. Jumlah ini turun 14,66 persen dibandingkan periode yang sama pada tahun 2025.
Wisatawan Nusantara Ikut Mengalami Penurunan
Tidak hanya wisatawan asing, pergerakan wisatawan nusantara (wisnus) menuju Sumatera Barat juga mengalami penurunan. Pada April 2026, jumlah perjalanan wisatawan domestik ke Sumbar tercatat sebanyak 1.886.972 perjalanan.
Angka tersebut juga mengalami penurunan 32,52 persen jika dibandingkan dengan bulan sebelumnya yakni Maret 2026.
"Secara kumulatif sepanjang Januari-April 2026 jumlah perjalanan wisatawan nusantara mencapai 8,06 juta perjalanan. Dengan kata lain turun 36,79 persen dibandingkan periode yang sama pada 2025," ujarnya.
Hotel Berbintang Tunjukkan Tren Positif
Di tengah melambatnya jumlah kunjungan wisatawan, sektor perhotelan berbintang di Sumatera Barat justru menunjukkan performa yang cukup menggembirakan.
Baca Juga: 2 Orang Kena Peluru Nyasar di UNP, SPK Sumbar Desak Investigasi Independen
BPS mencatat Tingkat Penghunian Kamar (TPK) hotel berbintang pada April 2026 mencapai 45,82 persen. Angka ini meningkat sebesar 2,92 poin dibandingkan Maret 2026 yang berada pada level 42,90 persen.
Sedangkan untuk TPK pada hotel klasifikasi nonbintang tercatat sebesar 17,83 persen atau turun 3,25 persen poin dibandingkan dengan periode bulan sebelumnya.
"Rata-rata lama menginap tamu di hotel berbintang pada April 2026 tersebut tercatat sebesar 1,23 malam atau naik 0,01 malam dibandingkan dengan Maret," katanya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Masuk Red Notice Interpol, Erick Soedjasa Ditangkap Bareskrim di Bandara Juanda
- Skandal Biksu Thailand Viral: Dana Kuil Rp46 M Raib, Emas 16 Kg Disita hingga Rekaman Tak Senonoh
- Arti Weton Bumi Kapetak Menurut Primbon Jawa: Karakter Tangguh dan Tahan Banting Menuju Sukses
- Berapa Harga Oven Mini? Cek 9 Rekomendasi Merek Berkualitas dan Kisarannya
- 8 Cara Mudah Membersihkan Panci Gosong dan Berkerak agar Kembali Kinclong
Pilihan
-
Cucu Diduga Bunuh Nenek di Palembang, Pelarian Pelaku Hanya Bertahan 50 Menit
-
Pakar UNS Soroti Pemangkasan Anggaran Kebencanaan: Negara Kita Suka Kejadian Dulu Baru Dikaji!
-
Catat! Jadwal Resmi Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026: Lawan Malaysia di SUGBK
-
Rp11 Triliun Disiapkan untuk Isi Rekening Massal, Seorang Dapat Berapa?
-
Harusnya Bisa Kenyang dan Sehat, 230 Siswa di Pati Malah Keracunan Usai Santap MBG
Terkini
-
5 Tahun Holding Ultra Mikro, Perkuat Ekosistem UMKM
-
Raih Penghargaan, BRI Dorong Transformasi Digital Lewat BRImo Taiwan
-
DPLK BRI Tegaskan Komitmen ESG Lewat Raihan Kehati ESG Award 2026
-
Dukung Arahan Prabowo, BRI Siap Perluas Rekening Perbankan Masyarakat
-
BRI Multiguna Pre-Approved, Pembiayaan Praktis Bagi Nasabah Terpilih