SuaraSumbar.id - Pengadilan Militer I-03 Padang dijadwalkan menggelar sidang putusan terhadap terdakwa Sersan Dua (Serda) Adan Aryan Marsal pada 21 Oktober 2024.
Serda Adan didakwa atas kasus pembunuhan berencana terhadap Iwan Sutrisman Telaumbanua, seorang pemuda asal Nias Selatan.
Sidang ini akan menjadi penentuan bagi terdakwa yang sebelumnya telah mengakui seluruh perbuatannya tanpa mengajukan pembelaan.
Oditur Militer Letkol Chk Salmon Balubun menyatakan bahwa Serda Adan tidak mengajukan pledoi (pembelaan), melainkan hanya mengajukan permohonan keringanan hukuman pada sidang yang digelar Kamis (10/10/2024). “Dengan tidak diajukannya pledoi, maka dakwaan dan unsur pidana yang dibuktikan oleh oditur militer tidak terbantahkan. Karena itu, mereka hanya mengajukan klemensi atau permohonan keringanan hukuman,” jelas Letkol Chk Salmon.
Pada sidang lanjutan tersebut, Serda Adan tampak menangis dan menyampaikan penyesalan mendalam atas perbuatannya di hadapan majelis hakim.
"Kami sangat menyesali segala kesalahan, kebodohan, dan kekhilafan yang sudah kami perbuat. Perbuatan ini mencoreng nama baik polisi militer, TNI Angkatan Laut, keluarga, dan orang-orang yang telah mendidik kami,” ujar Serda Adan dengan suara bergetar.
Serda Adan didampingi penasihat hukumnya, Serda Hum Fiktor Nainggolan, yang juga memohon kepada majelis hakim agar mempertimbangkan kejujuran terdakwa selama proses persidangan.
“Terdakwa telah mengakui semua perbuatannya, baik di depan penyidik maupun dalam persidangan, tanpa berbelit-belit. Kami berharap kejujuran terdakwa ini dapat meringankan hukuman yang akan dijatuhkan,” kata Serda Fiktor.
Fiktor menambahkan, bahwa tujuan hukum bukan hanya mempidana pelaku, tetapi juga membina prajurit agar dapat memperbaiki diri dan kembali ke jalan yang benar.
Baca Juga: Tangis Serda Adan Pecah di Persidangan, Menyesal Bunuh Casis TNI AL
“Terdakwa masih merupakan tulang punggung keluarga. Kami memohon agar hukuman yang diberikan dapat seringan-ringannya, atau jika majelis hakim berpendapat lain, mohon dijatuhkan hukuman yang seadil-adilnya,” ujarnya.
Sebelumnya, Serda Adan dituntut dengan hukuman penjara seumur hidup dan dipecat dari TNI oleh oditur militer Letkol Chk Salmon Balubun pada sidang pembacaan tuntutan pekan lalu.
Ia didakwa atas tiga pasal dalam KUHP, yaitu Pasal 340 juncto Pasal 55 ayat 1 tentang pembunuhan berencana, Pasal 378 tentang penipuan, serta Pasal 181 juncto Pasal 55 ayat 1 terkait menyembunyikan kematian.
Kasus ini bermula ketika Serda Adan melakukan penipuan terhadap korban Iwan Sutrisman dengan modus menjanjikan kelulusan sebagai prajurit TNI AL.
Terdakwa meminta sejumlah uang dari keluarga korban sebagai "biaya kelulusan". Namun, ketika keluarga mulai curiga dan mendesak pengembalian uang, Serda Adan malah merencanakan pembunuhan.
Iwan Sutrisman dibunuh oleh Serda Adan dengan bantuan temannya, Muhammad Alvin, di Kota Padang, Sumatera Barat.
Berita Terkait
-
Tangis Serda Adan Pecah di Persidangan, Menyesal Bunuh Casis TNI AL
-
Bunuh Calon Siswa TNI, Serda Adan Dituntut Pasal Berlapis
-
Kasus Pembunuhan Casis TNI, Serda Adan Sidang Perdana dan Dijerat Pasal Berlapis
-
Pembunuhan Calon Siswa TNI AL di Sawahlunto: Serda AAM Terancam Hukuman Mati
-
Mantan Calon Siswa Bintara TNI AL Tewas Dibunuh, Penyidikan Ditangani Lantamal II Padang
Terpopuler
- WNI Tentara Bayaran Rusia, Rendi Apriyanto Sempat Kirim Duit ke Ortu Tapi Rekening Diblokir
- 5482 Korban Keracunan MBG, Viral Ucapan Wapres Gibran: Bawa Bekal dari Rumah, MBG Jangan Dimakan
- Kekayaan Jusuf Hamka yang Dilaporkan Hary Tanoesoedibjo ke Polisi
- Jaksa Agung Burhanuddin Muncul di Istana, Bantah Bakal Dilantik jadi Jampidum
- 3 Sepatu Lokal Paling Nyaman dan Empuk untuk Jalan Terbaik Menurut Review
Pilihan
-
Resmi, Syahganda Nainggolan Jadi Kepala Bakom RI Gantikan Muhammad Qodari
-
Hadir di Istana, Pratikno Buka Suara Soal Isu Jadi Ketua Wantimpres Era Prabowo
-
Disorot Gegara Gaya Hidup Mewah, Timothy Ivan Mundur dari Deputi II Bakom RI: Ingin Introspeksi Diri
-
KBRI di Singapura Tak Punya Dokumen Soal Jenjang Pendidikan Gibran di Orchid Park dan MDIS
-
Pemain Timnas Indonesia Dapat Ancaman Pembunuhan
Terkini
-
Permudah Kelola Payroll Perusahaan, Gunakan Qlola by BRI dengan Sistem Terintegrasi
-
BRI Hadirkan Ekstra 27.000 GarudaMiles untuk Nasabah Infinite Prioritas
-
Mau Tukar Valas Sebelum ke Luar Negeri? Cek Lokasi BRI Money Changer Terdekat
-
Penertiban Warung Diduga Jual Minol di Padang, Dua Anggota Satpol PP Terluka
-
Serunya Pestapora 2026 Bareng BRImo, Hadir dengan Ragam Program Menarik